Lebih jauh, Dini berharap Modest Luxe dapat menjadi wadah strategis bagi brand modest fashion untuk berkembang dan meningkatkan skala bisnisnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Scraft Media dan Sarinah yang telah menyediakan ruang kolaborasi tersebut.
“Harapannya, Modest Luxe bisa menjadi wadah yang tepat bagi brand-brand untuk level up dan bertemu langsung dengan banyak konsumen baru. Kami sangat berterima kasih kepada Scraft Media dan Sarinah yang sudah memberikan ruang seperti ini,” ujarnya.
Selain sebagai ruang promosi, Dini juga melihat potensi Modest Luxe untuk dikembangkan menjadi platform kegiatan yang lebih luas, seperti workshop atau pertemuan intim antara brand dan pelanggan.
“Space-nya cukup besar, jadi bukan hanya untuk showcase, tapi juga bisa untuk workshop atau kegiatan yang lebih dekat dengan konsumen,” kata Dini.
Ke depan, Dama Kara pun berharap kolaborasi seperti ini tidak hanya berlangsung di Jakarta, tetapi juga menjadi langkah menuju pasar global.
Dini menilai modest fashion Asia memiliki peluang besar di pasar internasional, terutama karena daya beli yang lebih tinggi dibandingkan pasar domestik.
“Kami juga punya misi jangka panjang untuk go global. Dari pengalaman kami, harga produk Dama Kara di Singapura dan Malaysia bisa dua kali lipat dibandingkan di Indonesia, dan tetap kompetitif. Artinya pasar global untuk modest wear Asia ini sangat besar,” tutup Dini.
Baca Juga: Kembali ke Panggung PIFW 2025, Klamby Akan Suguhkan Koleksi ‘Seuntai Rasa’ yang Penuh Makna