Brand modest wear asal Bandung, Dama Kara, mengambil langkah penting dengan bergabung dalam ajang Modest Luxe di Sarinah.

Bagi Pendiri sekaligus Desainer Dama Kara, Nurdini Prihastiti, Nurdini Prihastiti atau yang akrab disapa Dini, keikutsertaan ini bukan sekadar membuka ruang pamer, tetapi juga bagian dari strategi memperluas jangkauan pasar sekaligus mempertemukan brand dengan konsumen baru.

Menurut Dini, keputusan Dama Kara bergabung dilatarbelakangi kesamaan visi antara Dama Kara, Modest Luxe, dan Sarinah dalam mengembangkan industri modest fashion Indonesia, baik di pasar lokal maupun internasional.

“Kami melihat Modest Luxe dan Sarinah punya misi yang sama dengan Dama Kara. Jadi kami merasa, kenapa tidak bergabung? Apalagi saat ini memang waktunya tepat untuk memperkenalkan kembali koleksi-koleksi Dama Kara yang sedang berada di masa puncaknya,” terang Dini, saat press conference serta grand opening Modest Luxe di Sarinah, Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Dini melanjutkan, selama ini, Dama Kara dikenal sebagai brand yang berbasis di Bandung. Hingga kini, seluruh gerai Dama Kara masih berada di kota tersebut dengan tiga toko aktif. Namun, kebutuhan akan kehadiran di Jakarta semakin terasa, terutama dari pelanggan luar kota maupun luar negeri.

Dini mengungkapkan bahwa banyak pelanggan, khususnya dari Malaysia dan Singapura, sering menanyakan keberadaan toko Dama Kara di Jakarta ketika mereka berkunjung ke Indonesia.

“Brand Dama Kara memang berasal dari Bandung dan saat ini kami punya tiga store yang semuanya masih di Bandung. Tapi banyak pelanggan dari luar kota bahkan luar negeri yang sering bertanya, apakah ada store di Jakarta, karena mereka tidak selalu sempat datang ke Bandung,” jelasnya.

Karena itu, lanjut Dini, Modest Luxe di Sarinah menjadi kesempatan penting bagi Dama Kara untuk menghadirkan produk secara langsung kepada konsumen ibu kota sekaligus memberikan pengalaman mencoba koleksi secara langsung.

“Kalau ada satu tempat yang representatif seperti ini, kami bisa melakukan showcase Dama Kara dan menyambut teman-teman untuk mencoba langsung produk kami,” katanya.

Baca Juga: Modest Luxe Hadir di Sarinah Menguatkan Posisi Modest Fashion Indonesia

Lebih jauh, Dini berharap Modest Luxe dapat menjadi wadah strategis bagi brand modest fashion untuk berkembang dan meningkatkan skala bisnisnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Scraft Media dan Sarinah yang telah menyediakan ruang kolaborasi tersebut.

“Harapannya, Modest Luxe bisa menjadi wadah yang tepat bagi brand-brand untuk level up dan bertemu langsung dengan banyak konsumen baru. Kami sangat berterima kasih kepada Scraft Media dan Sarinah yang sudah memberikan ruang seperti ini,” ujarnya.

Selain sebagai ruang promosi, Dini juga melihat potensi Modest Luxe untuk dikembangkan menjadi platform kegiatan yang lebih luas, seperti workshop atau pertemuan intim antara brand dan pelanggan.

“Space-nya cukup besar, jadi bukan hanya untuk showcase, tapi juga bisa untuk workshop atau kegiatan yang lebih dekat dengan konsumen,” kata Dini.

Ke depan, Dama Kara pun berharap kolaborasi seperti ini tidak hanya berlangsung di Jakarta, tetapi juga menjadi langkah menuju pasar global.

Dini menilai modest fashion Asia memiliki peluang besar di pasar internasional, terutama karena daya beli yang lebih tinggi dibandingkan pasar domestik.

“Kami juga punya misi jangka panjang untuk go global. Dari pengalaman kami, harga produk Dama Kara di Singapura dan Malaysia bisa dua kali lipat dibandingkan di Indonesia, dan tetap kompetitif. Artinya pasar global untuk modest wear Asia ini sangat besar,” tutup Dini.

Baca Juga: Kembali ke Panggung PIFW 2025, Klamby Akan Suguhkan Koleksi ‘Seuntai Rasa’ yang Penuh Makna