Nama negara ternyata tidak hanya digunakan untuk menyebut suatu wilayah. Di Indonesia, sejumlah nama negara justru dipakai sebagai nama penduduk.
Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mencatat ribuan penduduk Indonesia memiliki nama yang diambil dari nama negara.
Data tersebut disampaikan Direktur Jenderal Dukcapil Teguh Setyabudi dalam Rakornas Dukcapil dan Rilis Data Kependudukan Semester I 2026, dikutip Jumat (14/8/2026).
Menurut Teguh, penggunaan nama negara tersebut bisa saja berkaitan dengan pengalaman atau latar belakang keluarga.
Baca Juga: 16 Pahlawan Nasional yang Namanya Paling Banyak Dipakai Warga Indonesia
“Mungkin kenang-kenangan karena orangtuanya bekerja di situ atau gimana. Sekali lagi, masalah nama luar biasa,” kata Teguh, dikutip dari tayangan YouTube Dukcapil Kemendagri.
Berikut 10 nama negara yang tercatat digunakan sebagai nama penduduk Indonesia:
- Oman – 28.828 orang
- Yunani – 12.288 orang
- Yaman – 10.103 orang
- Suriah – 7.127 orang
- Saudi – 6.689 orang
- Iran – 3.562 orang
- Rusia – 2.082 orang
- Timor – 1.622 orang
- Ghana – 1.511 orang
- Bahrain – 1.325 orang
Selain nama-nama tersebut, Dukcapil juga menemukan 764 orang yang memiliki nama “Indonesia”.
Tidak hanya nama negara, sejumlah nama yang berkaitan dengan identitas nasional juga digunakan masyarakat. Sebanyak 3.642 orang tercatat bernama Merdeka, sementara 1.534 orang menggunakan nama Garuda.