Industri farmasi Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan, terutama sejak meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan. 

Di balik kesuksesan dalam kesehatan ini, terdapat sejumlah konglomerat yang memainkan peran penting sebagai pemimpin di sektor ini. Dilansir dari berbagai sumber pada Jumat (13/12/2024), berikut adalah tokoh-tokoh yang dikenal sebagai konglomerat di industri farmasi Tanah Air:

1. Boenjamin Setiawan

Sebagai pendiri Kalbe Farma, Boenjamin Setiawan, atau yang akrab disapa Dr. Boen, dikenal sebagai pelopor dalam bisnis farmasi modern di Indonesia. 

Kalbe Farma merupakan perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dengan berbagai produk mulai dari obat resep hingga consumer goods. Selain itu, ia juga memiliki jaringan rumah sakit Mitra Keluarga. 

Baca Juga: Tak Hanya Babah Alun, Ini Daftar Nama Konglomerat yang Turut Membangun Jalan Tol di Indonesia

2. Eddie Lembong

Selanjutnya, Eddie Lembong, seorang pendiri PT Pharos Indonesia, salah satu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia. Pharos dikenal dengan inovasi produk obat-obatan dan layanan kesehatan yang menyasar berbagai segmen pasar. 

Di bawah kepemimpinannya, Pharos berkembang dari distributor farmasi menjadi produsen terkemuka dengan jaringan luas di seluruh Indonesia.

3. Djoko Sukamto

Kemudian, pendiri Interbat, yaitu Djoko Sukamto memulai bisnisnya dari distributor obat-obatan. Kini, Interbat menjadi salah satu produsen farmasi lokal terkemuka di Indonesia, memproduksi berbagai jenis obat untuk pasar domestik dan internasional. Djoko dikenal sebagai sosok yang mampu mempertahankan bisnisnya di tengah persaingan global.

4. Ferry Soetikno

Tak hanya itu, Ferry Soetikno seorang tokoh di balik Dexa Medica, perusahaan farmasi yang dikenal dengan inovasi di bidang farmasi dan obat generik.

Dexa Medica adalah salah satu perusahaan yang banyak bekerja sama dengan lembaga penelitian untuk mengembangkan produk farmasi berbasis teknologi tinggi. Ferry dan keluarganya telah memainkan peran besar dalam mendukung industri kesehatan di Indonesia.

Baca Juga: 8 Daftar Konglomerat FMCG di Indonesia

5. Irwan Hidayat

Nama Irwan Hidayat identik dengan Sido Muncul, produsen jamu dan obat herbal terbesar di Indonesia. Produk andalannya, seperti Tolak Angin, telah menjadi simbol inovasi obat tradisional Indonesia. 

Di bawah kepemimpinan Irwan, Sido Muncul berhasil memperluas pasar hingga ke mancanegara, sembari mempertahankan identitas tradisional. Kekayaan Irwan ditaksir mencapai Rp24,59 triliun pada 2021.

6. Handojo Selamet Muljadi

Dan yang terakhir ada Handojo, salah satu pemilik saham utama di Tempo Group, perusahaan farmasi yang memproduksi berbagai produk kesehatan, kosmetik, dan consumer goods

Baca Juga: Daftar Konglomerat Indonesia yang Memiliki Bisnis Hotel

Salah satu anak perusahaannya, PT Tempo Scan Pacific Tbk, telah menjadi salah satu pemain utama di pasar farmasi Indonesia, dengan merek-merek terkenal seperti Bodrex dan Hemaviton.

Keenam tokoh ini tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi melalui bisnis mereka, tetapi juga memberikan dampak besar dalam peningkatan akses kesehatan di Indonesia. Di tengah tantangan seperti fluktuasi harga bahan baku dan regulasi ketat, mereka tetap berhasil membawa inovasi dan memperkuat posisi Indonesia di sektor farmasi global.