1. Minum air putih terlebih dulu

Mungkin banyak di antara kamu memiliki kebiasaan pagi dengan menyeruput secangkir kopi. Ahli gizi Amy Beney, MS, RD, CDCES mengungkap, kebiasaan tersebut awalnya efektif namun bisa menurunkan energi di awal hari. 

Lebih lanjut ia menjelaskan, kafein akan membangunkan otak untuk waktu yang singkat, tetapi minum air putih sebelum atau bersama kopi atau teh akan memberikan efek yang lebih tahan lama.

Setelah tidur enam hingga delapan jam, tubuh kehilangan cairan melalui pernapasan dan keringat, sehingga akan sedikit mengalami dehidrasi di pagi hari. Tanpa hidrasi yang cukup, area otak yang mendukung kewaspadaan mungkin tidak menerima aliran darah dan oksigen yang dibutuhkan untuk berfungsi secara optimal.

Baca Juga: Pagi vs Malam: Kapan Waktu Mandi Paling Pas untuk Kesehatan Tubuh dan Kulit?

  1. Sarapan kaya protein

Sarapan menjadi salah satu kebiasaan pagi yang tak boleh terlewat untuk menjaga energi sepanjang hari. Namun, perlu diperhatikan untuk memilih menu sarapan yang tepat. 

“Kebiasaan pagi yang sederhana untuk meningkatkan energi dan fokus adalah dengan mengonsumsi sarapan kaya protein,” kata Whitney Stuart, MS, RDN, CDECS .

Sarapan yang kaya akan protein dapat membantu menstabilkan gula darah dan mendukung fungsi neurotransmiter, yang meningkatkan energi dan konsentrasi mental yang berkelanjutan sepanjang pagi.

Sebuah studi kecil tahun 2024 menemukan, wanita yang mengonsumsi sarapan tinggi protein menunjukkan peningkatan kinerja kognitif dua hingga tiga jam setelah makan dibandingkan dengan mereka yang melewatkan sarapan atau mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat.

Jika pagi hari terasa terburu-buru, sarapan seimbang dan tinggi protein tidak harus rumit. Menyiapkan oatmeal tinggi protein yang direndam semalaman dapat mempermudah pagi hari di hari kerja sekaligus mendukung energi dan fokus.