FIFA World Cup 2026 Cetak Rekor Baru dalam Sejarah Sepak Bola
Tak hanya menjadi ajang olahraga terbesar di dunia, penyelenggaraan FIFA World Cup 2026 juga mencatatkan sejumlah rekor baru yang membuat turnamen ini semakin bersejarah.
Digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, edisi kali ini menjadi Piala Dunia dengan skala terbesar sepanjang sejarah setelah melibatkan 48 tim peserta dan menghadirkan total 104 pertandingan dalam 39 hari.
Berdasarkan catatan resmi FIFA, FIFA World Cup 2026 mencatat jumlah penonton langsung mencapai 6.810.966 orang, hampir dua kali lipat dibandingkan rekor sebelumnya pada FIFA World Cup 1994 yang mencapai 3.587.538 penonton. Turnamen ini juga menjadi momentum bersejarah bagi sepak bola Afrika, dengan sembilan negara dari benua tersebut untuk pertama kalinya berhasil melaju dari fase grup menuju babak gugur.
Dari sisi produktivitas gol, FIFA World Cup 2026 menjadi salah satu edisi paling atraktif sepanjang sejarah. Sebanyak 308 gol tercipta dengan rata-rata 2,96 gol per pertandingan, melampaui catatan sebelumnya pada FIFA World Cup 2022 yang menghasilkan 172 gol dengan rata-rata 2,69 gol per laga.
Sejumlah pemain juga berhasil menorehkan pencapaian luar biasa. Kylian Mbappé dari Prancis mencetak 10 gol sepanjang turnamen dan mengukuhkan diri sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan total 22 gol, melewati rekor Miroslav Klose asal Jerman yang sebelumnya mengoleksi 16 gol.
Sementara itu, Lionel Messi dari Argentina mencatat sejarah sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak di Piala Dunia dengan 34 pertandingan, melampaui rekor sebelumnya milik Lothar Matthaus dengan 25 penampilan.

Rekor lainnya juga tercipta melalui kontribusi pemain muda dan legenda sepak bola. Michael Olise dari Prancis membukukan tujuh assist, memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang Pele saat FIFA World Cup 1970 dengan enam assist. Di sisi lain, Cristiano Ronaldo dari Portugal mencatat sejarah sebagai pemain yang berhasil mencetak gol dalam enam edisi FIFA World Cup secara berturut-turut.
Tidak hanya pemain, para pelatih pun mencatat pencapaian istimewa. Dick Advocaat menjadi pelatih tertua dalam sejarah Piala Dunia ketika memimpin Curaçao menghadapi Pantai Gading pada usia 78 tahun 271 hari. Didier Deschamps juga mencatat jumlah penampilan terbanyak sebagai pelatih di Piala Dunia dengan 26 pertandingan setelah membawa Prancis finis di posisi empat FIFA World Cup 2026.
Sementara itu, sektor penjaga gawang turut menghadirkan rekor baru melalui Unai Simón dari Spanyol yang mencatat tujuh pertandingan tanpa kebobolan dalam satu edisi Piala Dunia, menjadikannya penjaga gawang dengan jumlah clean sheet terbanyak dalam sejarah turnamen.
Puncak pencapaian Spanyol terjadi ketika Luis de la Fuente membawa negaranya meraih gelar juara dunia, sekaligus menjadikannya pelatih tertua yang memenangkan Piala Dunia pada usia 65 tahun, melampaui rekor Vicente del Bosque yang sebelumnya membawa Spanyol juara pada 2010 di usia 59 tahun.
Baca Juga: Dari Commuter Line hingga Nobar, Coca-Cola Indonesia Hidupkan Semangat FIFA World Cup 2026