Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada hari Rabu, 20 Mei 2026, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (MASB) melaporkan Laba Bersih untuk tahun buku 2025 sebesar Rp205.129.328.597,00 (dua ratus lima miliar seratus dua puluh sembilan juta tiga ratus dua puluh delapan ribu lima ratus sembilan puluh tujuh rupiah).
Pemegang saham sepakat, sebesar Rp2 miliar laba bersih tersebut disisihkan sebagai dana cadangan wajib Perseroan untuk memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang-undang Perseroan Terbatas, dan Pasal 25 ayat (1) dan ayat (2) Anggaran Dasar Perseroan sehingga total dana cadangan wajib Perseroan akan menjadi sebesar Rp26 miliar. Sementara itu, sisa Laba Bersih sejumlah Rp203.129.328.597,00 (dua ratus tiga miliar seratus dua puluh sembilan juta tiga ratus dua puluh delapan ribu lima ratus sembilan puluh tujuh rupiah) dibukukan sebagai “laba ditahan”.
Baca Juga: Laba Bersih Sompo Indonesia Naik 10% pada 2025, Catat Rp135,3 Miliar
Kinerja Bank MAS 2025
Pada tahun 2025, Bank MAS mencatatkan aset sebesar Rp33,10 triliun, bertumbuh sebesar 14,59% dari Rp28,89 triliun di tahun 2024, yang didukung dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 16,40% dari Rp24,55 triliun di tahun 2024 menjadi Rp28,58 triliun di tahun 2025. Komposisi DPK pada tahun 2025 adalah Giro sebesar 29,26%, Tabungan sebesar 9,18%, dan Deposito sebesar 61,55%.
Di tengah pertumbuhan kredit perbankan nasional yang melambat di tahun 2025, Bank MAS berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 15,34% atau menjadi Rp13,82 triliun, dari Rp11,98 triliun di tahun sebelumnya. Penyaluran kredit digital juga mengalami pertumbuhan yang tinggi, yaitu sebesar 116,86% dari Rp520,79 miliar di tahun 2024, menjadi Rp1,13 triliun di tahun 2025. Pada tahun 2025, Bank MAS berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp205,13 miliar.
Dalam memberikan layanan perbankan yang lebih luas dan efisien, Bank MAS menyediakan layanan Corporate Debit Card dan untuk memenuhi kebutuhan nasabah akan layanan prioritas, pada tahun 2025 Bank MAS meluncurkan layanan MAS Prioritas, di mana nasabah yang memenuhi kriteria dan bergabung dalam layanan ini akan dapat menikmati layanan eksklusif dari personal banker serta penggunaan fasilitas SDB maupun airport lounge tertentu secara gratis.
Dari tahun ke tahun, pertumbuhan transaksi melalui kanal-kanal digital Bank MAS menunjukkan grafik yang terus meningkat. Pada tahun 2025 transaksi digital tercatat mencapai 28,78 juta transaksi, meningkat 61,63% dari sebelumnya 17,81 juta transaksi di tahun 2024, mencakup transaksi ATM/EDC, Internet Banking, Mobile Banking, dan Merchant QRIS.
Bank MAS bertumbuh secara hybrid dengan bertransformasi ke arah digital, dan juga tetap melakukan perluasan usaha dengan membuka jaringan kantor baru di sentra-sentra bisnis di Indonesia. Pada tahun 2025, Bank MAS melakukan pembukaan 3 (tiga) kantor cabang, yaitu Cirebon, Gading Serpong, dan Tulungagung. Hingga Desember 2025, Bank MAS telah memiliki sebanyak 46 kantor cabang operasional yang tersebar di berbagai kota-kota besar di Indonesia.