Growthmates, banyak orang menganggap kekayaan identik dengan besarnya penghasilan. Padahal, memiliki pendapatan tinggi belum tentu menjamin seseorang dapat membangun kekayaan yang bertahan dalam jangka panjang.
Perencana keuangan sekaligus Founder Finansialku, Melvin Mumpuni, CFP®, menekankan bahwa esensi dari wealth atau kekayaan bukan hanya terletak pada kemampuan menghasilkan uang, tetapi juga pada bagaimana kekayaan tersebut dikelola, dilindungi, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Menurut Melvin, membangun kekayaan seharusnya tidak berhenti pada tahap memperoleh aset.
Seseorang juga perlu memiliki strategi untuk melindungi kekayaan (wealth protection) agar tetap terjaga dari berbagai risiko, sekaligus memastikan aset tersebut dapat diteruskan kepada keluarga atau ahli waris melalui proses wealth transfer.
"Kekayaan atau wealth itu bukan hanya tentang income, tapi kekayaan itu tentang bagaimana dijaga. Kekayaan itu dijaga, wealth protection dengan bijak, dan tetap berlangsung, bahkan ketika kamu sudah tidak ada lagi atau namanya wealth transfer. Karena kekayaan yang benar-benar kuat bukan yang berhenti di satu generasi, tapi bisa terus mengalir dan memberikan dampak lebih panjang dari hidup kita sendiri," papar Melvin, dikutip dari laman Instagram pribadinya @melvin_mumpuni, Rabu (29/7/2026).
Baca Juga: Biar Gaji Gak Numpang Lewat, Ini Strategi Cerdas Generasi Sandwich Mengatur Keuangan