BlaBlaCar, platform carpooling dengan 30 juta anggota aktif per tahun, mengumumkan peluncurannya di Indonesia. Dengan ekspansi ini, BlaBlaCar sudah hadir di 41 negara dengan Thailand, Malaysia, dan Vietnam merupakan negara lain di Asia Tenggara yang telah menjadi bagian BlaBlaCar.

Platform ini menghubungkan pengemudi pribadi yang memiliki kursi kosong dalam perjalanan antarkota yang telah direncanakan dengan penumpang yang menuju destinasi yang sama sehingga kedua belah pihak dapat berbagi biaya perjalanan. Setiap perjalanan bersama membantu mengurangi jumlah kendaraan di jalan, meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar, menekan emisi karbon, serta mengurangi kemacetan di kawasan perkotaan.

Baca Juga: Pemanfaatan AI Kini Sentuh Aspek Kesehatan Mental, Peneliti Monash University-Indonesia Kembangkan Platform Kita Bersama

Tarif penerbangan dan harga bensin menjadi dua faktor utama yang mendorong inflasi sektor transportasi, menunjukkan meningkatnya tekanan biaya perjalanan dan mobilitas. Carpooling menawarkan solusi langsung terhadap tantangan tersebut. Rata-rata perjalanan BlaBlaCar membawa 2,1 penumpang yang berarti pengemudi dapat menutupi lebih dari setengah biaya bahan bakar dan tol melalui sistem berbagi biaya.

Fitur penetapan harga di platform ini menghitung kontribusi yang adil per penumpang berdasarkan tarif bahan bakar lokal dan jarak rute — dengan batas maksimal biaya pemulihan biaya, bukan keuntungan. Hanya dalam periode Maret hingga Mei 2026, BlaBlaCar mencatat lebih dari 600.000 pengemudi baru secara global, menunjukkan meningkatnya minat terhadap solusi mobilitas berbagi biaya (cost-sharing mobility) di berbagai negara.

"Platform kami menawarkan solusi praktis untuk mobilitas antarkota. Di tengah masyarakat yang semakin digital dan mencari cara untuk menghemat biaya sekaligus mengurangi dampak terhadap lingkungan, BlaBlaCar mempermudah perjalanan antara dua kota dengan menghubungkan pengguna, berbagi biaya perjalanan, serta mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan," ujar Nicolas Brusson, Co-Founder dan CEO BlaBlaCar, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Carpooling melalui BlaBlaCar dilakukan dalam tiga langkah sederhana:

  1. Pertama, mengunggah rencana perjalanannya yang di antaranya termasuk titik keberangkatan, tujuan, tanggal perjalanan, jumlah kursi yang tersedia, dan biaya kontribusi melalui aplikasi BlaBlaCar yang tersedia gratis di App Store dan Google Play atau situs web;
  2. Kedua, penumpang mencari perjalanan yang sesuai dengan rute mereka dan memesan kursi secara langsung melalui platform;
  3. Ketiga, pengemudi dan penumpang melakukan perjalanan bersama sambil berbagi biaya bahan bakar dan tol.

Model ini menawarkan alternatif yang fleksibel sekaligus sosial, terutama untuk perjalanan antarkota jarak menengah yang terkadang belum terlayani secara optimal oleh transportasi publik. Selain itu, model ini juga membantu mengurangi jumlah kendaraan dengan satu pengemudi di jalan raya.

"Kami sangat antusias meluncurkan BlaBlaCar di Indonesia dan menghadirkan model carpooling kami ke pasar di mana masyarakat Indonesia melakukan lebih dari 1,2 miliar perjalanan domestik pada tahun 2025, mencerminkan tingginya kebutuhan akan solusi mobilitas antarkota yang terjangkau dan fleksibel," pungkas Nicolas Brusson.