Kesehatan pencernaan yang baik adalah fondasi untuk tumbuh kembang optimal anak. Pencernaan yang lancar tidak hanya mendukung penyerapan nutrisi yang baik, tetapi juga membantu menjaga keseimbangan mikroflora usus yang sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh.
Gangguan pencernaan, seperti konstipasi, dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari anak dan bahkan menyebabkan rasa tidak nyaman yang berkelanjutan.
Memahami pentingnya asupan serat prebiotik untuk mencegah konstipasi, Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia yang didukung oleh Nutricia Research yang berpengalaman di bidang nutrisi pertumbuhan dan perkembangan anak selama lebih dari 100 tahun, menghadirkan prebiotik FOS:GOS 1:9.
“Manfaat kesehatan dari FOS:GOS 1:9 telah diteliti dengan lebih dari 40 studi ilmiah dan menghasilkan lebih dari 90 publikasi internasional di lebih dari 10 Negara Asia dan Eropa. Serat prebiotik dengan kombinasi FOS:GOS 1:9 ini telah teruji klinis mampu menjaga kesehatan pencernaan Si Kecil sehingga konsistensi feses anak tetap lunak, mendukung kebiasaan buang air besar menjadi lebih teratur, sehingga si Kecil bebas dari masalah pencernaan seperti konstipasi untuk mendukung tumbuh kembang serta kreativitasnya,” ungkap Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK., Medical & Scientific Affairs Director Danone Indonesia mengutip keterangan resmi, pada Senin (16/12/2024).
Baca Juga: Gejala Diabetes Melitus Pada Anak dan Cara Penanganannya, Ini Penjelasan Dokter!
Dalam hal ini, orangtua juga perlu memahami konsistensi BAB anak yang ideal, tidak keras atau kering, serta tidak terlalu lembek atau encer. Penggunaan alat bantu berupa gambar peraga dapat membantu dokter lebih memahami kondisi BAB anak yang sebenarnya.
Namun, kadang luasnya variasi bentuk, konsistensi dan warna BAB tidak selalu dapat diandalkan. Cara lain adalah apabila orangtua mendokumentasikan setiap kali anak BAB, sehingga dapat diperlihatkan pada dokter saat kontrol.
Selain itu, memahami pentingnya monitoring pup secara rutin, Nutricia Research mengembangkan model Artificial Intelligence (AI) yang dapat membantu orang tua untuk melakukan monitoring pup dengan lebih mudah.
Baca Juga: Pentingnya Asupan Nutrisi yang Tepat untuk Anak, Seperti Apa?
“Tim Nutricia di Eropa dan Asia sudah mengembangkan model AI yang dapat mengecek pup si Kecil dengan akurasi lebih dari 95%. Hasil riset ini sudah dipresentasikan dalam forum ilmiah kesehatan pencernaan internasional, seperti The European Society for Paediatric Gastroenterology Hepatology and Nutrition (ESPGHAN), dan sudah dipublikasikan di jurnal ternama The Journal of Pediatric Gastroenterology and Nutrition (JPGN) dan Acta Paediatrica. Hasil riset ilmiah tersebut telah menjadi landasan pengembangan tools di Indonesia dan divalidasi oleh dokter anak konsultan gastroenterologi di Indonesia,” tambah dr. Ray.
Oleh karena itu, untuk mendukung Kesehatan pencernaan anak-anak Indonesia, Danone SN Indonesia menghadirkan Bebelac GoGreat+ produk bernutrisi dengan FOS:GOSyang sudah teruji klinis. Lebih jauh lagi, Danone SN Indonesia yang didukung oleh Nutricia Research di Eropa dan Asia juga berkomitmen untuk mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang dapat digunakan untuk skrining kesehatan pencernaan si Kecil.
Inovasi yang telah dikembangkan tersebut adalah ‘Bebejourney AI Poop Tracker’ yang merupakan tools berbasis AI pertama di Indonesia dengan fitur canggih untuk membantu para orang tua memantau kesehatan pencernaan Si Kecil secara mandiri di rumah. “Bebejourney AI Poop Tracker’ini telah teruji secara memiliki akurasi lebih dari 95%
Baca Juga: 5 Kunci Sukses Mendidik Anak Lebih Tangguh Menurut Pakar Parenting
Ceasyalya Tahara, Brand Manager Bebelac menambahkan, ”Dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI), fitur AI Poop Tracker yang terdapat di website Bebeclub dapat menganalisis kondisi feses anak secara lebih akurat dan cepat. Ibu dapat mengunggah foto feses anak dan AI akan menganalisis warna, tekstur, serta frekuensi buang air besar si kecil.”
Melalui sistem AI ini, maka akan mendeteksi adanya tanda-tanda awal konstipasi atau masalah pencernaan lainnya, AI Poop Tracker akan memberikan peringatan dini kepada orang tua, serta memberikan rekomendasi langkah-langkah yang bisa diambil, seperti meningkatkan asupan serat, cairan, atau bahkan mengubah kebiasaan makan anak.
“Hasil analisis keluar hanya dalam waktu 60 detik dan akan memberikan informasi mengenai kondisi pencernaan Si Kecil, sehingga ibu bisa lebih tenang dan segera berkonsultasi dengan dokter jika diperlukan. Bebejourney AI Poop Tracker dapat menjadi partner bagi ibu untuk memonitor masalah pencernaan Si Kecil dengan cepat dan akurat,” lanjut Ceasyalya.
Baca Juga: Cacar Air Tengah Mewabah di Sekolah, Lindungi Anak dengan Vaksin Varisela, Segera!
Dalam rangka memperingati Constipation Awareness Month, Bebelac sebagai Ahli Pencernaan No.1 terus secara berkelanjutan berkomitmen untuk meningkatkan edukasi terhadap kesehatan pencernaan, termasuk mencegah konstipasi. Melalui inisiatif dan inovasi yang telah dihadirkan tersebut diharapkan dapat mendukung para orang tua untuk menjaga kesehatan pencernaan anak, yang pada akhirnya bisa mendukung tumbuh kembang dan kecerdasan setiap anak Indonesia secara optimal.