Dikenal dengan julukan "alligator strawberries" karena tekstur kulitnya yang merah berbintil, buah leci (Litchi chinensis) menyimpan daging buah semi-transparan yang manis, berair, dan beraroma harum.

Selain lezat dijadikan pencuci mulut atau campuran minuman segar, leci rupanya telah dimanfaatkan sebagai bahan pangan sekaligus pengobatan tradisional selama ribuan tahun di berbagai negara.

Melansir dari laman Health, buah eksotis yang kaya air ini ternyata tergolong superfood berkat kandungan antioksidan, vitamin, serta senyawa anti-inflamasi alami di dalamnya. Lantas, apa saja manfaat dan kandungan yang ada dalam buah leci? Yuk, simak baik-baik, ya!

Baca Juga: 5 Kebiasaan Pagi yang Diam-diam Menyehatkan Jantung Menurut Ahli Kardiologi

1. Kaya Antioksidan Kuat dan Senyawa Anti-Kanker

Leci sarat akan senyawa polifenol seperti gallic acid, chlorogenic acid, catechin, dan rutin. Diet kaya polifenol ini terbukti membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan radikal bebas serta menekan risiko timbulnya kanker, termasuk kanker lambung.

Studi medis juga menemukan bahwa kombinasi polifenol dan karbohidrat kompleks (polysaccharides) pada leci dapat membantu menghambat penyebaran sel-sel kanker.

2. Menjaga Kesehatan Jantung dan Tekanan Darah

Leci mengandung nutrisi esensial untuk kesehatan kardiovaskular, seperti vitamin C, kalium , dan Serat. Kandungan Vitamin C yang tinggi berhubungan erat dengan penurunan risiko hipertensi (tekanan darah tinggi). Sementara itu, serat membantu menjaga kadar kolesterol tetap stabil, dan kalium bertugas merelaksasi pembuluh darah.

3. Pemenuh Kebutuhan Vitamin C Harian yang Luar Biasa

Hanya dengan mengonsumsi 1 cangkir (sekitar 190 gram) buah leci segar, kamu sudah memenuhi 151% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) Vitamin C harian.

Asupan Vitamin C yang melimpah ini sangat penting untuk mendukung daya tahan tubuh, pembentukan kolagen alami kulit, serta menjaga kesehatan fungsi saraf.