Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Dwiyana Slamet Riyadi membeberkan sejumlah fakta menarik mengenai penamaan kereta cepat Jakarta-Bandung. 

Nama Whoosh yang dipakai sekarang ini merupakan pemberian Presiden Joko Widodo (Jokowi), nama tersebut terinspirasi dari dari bahasa Jawa. 

Baca Juga: Menipis Isu Kanibalisasi Bisnis Whoosh Versus PT KAI

Wus dengan ejaan w-u-s artinya tiruan bunyi kecepatan lari atau kencangnya berkaitan dengan mobil atau yang lainnya. Kata ini kemudian diadopsi menjadi Whoosh yang merupakan akronim dari waktu hemat, operasi optimal, sistem hebat.  Singkatan tersebut juga selaras dengan kosa kata bahasa Inggris yang berarti mendesing. 

“Jadi memang penamaan Whoosh ini yang memberikan Pak Presiden kita dulu (Jokowi), Whoosh itu sebenarnya ya bahasa Jawa, tapi kalau kita lihat di dalam kosa kata bahasa Inggris pun Whoosh itu artinya mendesing,” kata Dwiyana dilansir Olenka.id Senin (3/3/2025).

Nama pemberian Jokowi itu kemudian dikemas sedemikian rupa yang pada akhirnya menjadi sebuah brand yang sekarang ini sudah lekat di ingatan masyarakat. Saat ini, mayoritas masyarakat sudah pasti tahu Whoosh adalah kereta cepat Jakarta-Bandung. 

Baca Juga: PSI: Pemecatan Jokowi Buat PDIP Merugi

“Waktu itu coba kita buat satu gimmick ya dengan beberapa biro advertising, bagaimana whoosh bisa dikemas menjadi satu brand yang kuat,  waktu itu sih hanya sebatas sebuah mobil transportasi alternatif untuk Jakarta Bandung,” tandas Dwiyana