Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para khadimul masjid (marbot dan pengurus masjid) yang selama ini menjadi penggerak berbagai aktivitas ibadah dan pemberdayaan umat muslim, AQUA bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) kembali memberangkatkan 27 marbot dan pengurus masjid untuk menunaikan ibadah umroh ke Tanah Suci. 

Memasuki tahun ketiga pelaksanaannya, program ini telah memberangkatkan hingga 70 marbot dan pengurus masjid dari berbagai daerah di Indonesia. 

Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, Menteri Agama Republik Indonesia sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal yang diwakili oleh K.H. Bukhori Sail Al-Tahiri, Lc., M.A Kepala Bidang Penyelenggara Peribadatan Badan Pengelola Masjid Istiqlal menyambut baik dan mengharapkan program ini dapat memuliakan para penggerak masjid di Indonesia sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan dan pelayanan umat.

"Kami mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam program ini, baik dari unsur swasta maupun organisasi keumatan, yang memiliki semangat yang sama untuk memakmurkan masjid dan memuliakan para penggeraknya. Pengabdian para marbot dan pengurus masjid adalah inspirasi yang patut kita teladani bersama. Dari ketulusan mereka, kita diingatkan bahwa terdapat keberkahan dalam setiap upaya kita untuk berlomba-lomba menghadirkan kebaikan bagi umat dan masyarakat," ujarnya.

Dengan lebih dari 710 ribu masjid dan mushola yang terdaftar di seluruh Indonesia berdasarkan Sistem Informasi Masjid (SIMAS) Kementerian Agama Republik Indonesia, masjid memiliki peran yang jauh melampaui fungsi sebagai tempat ibadah.

Seperti yang kita semua tahu, masjid menjadi pusat pembelajaran, pemberdayaan, dan penguatan solidaritas sosial masyarakat. Di balik peran strategis tersebut, terdapat dedikasi para marbot dan pengurus masjid yang dengan penuh ketulusan mengabdikan waktu, tenaga, serta perhatiannya untuk melayani umat.

Mereka menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid, memastikan berbagai aktivitas ibadah dan pembinaan berjalan dengan baik, serta menghadirkan masjid sebagai ruang yang hidup dan bermanfaat bagi masyarakat. Meski sering bekerja jauh dari sorotan, pengabdian mereka menjadi fondasi penting yang menjaga keberlangsungan fungsi masjid sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan kebaikan di tengah kehidupan masyarakat.

Dr. H. Rahmat Hidayat, SE., MT., Sekretaris Jenderal Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyampaikan bahwa kolaborasi bersama AQUA merupakan bagian dari upaya DMI untuk menghadirkan program yang memberi manfaat langsung bagi ekosistem masjid dan para penggeraknya.

"DMI memiliki perhatian besar untuk mendorong masjid agar semakin berdaya dan mampu menjalankan perannya secara lebih luas di tengah masyarakat. Dalam hal ini, kemitraan dengan AQUA dapat memperkuat gerakan melalui program yang konkret dan menyentuh langsung mereka yang selama ini bekerja dengan penuh dedikasi. Kami melihat bahwa perhatian kepada marbot dan pengurus masjid tidak hanya penting sebagai bentuk penghargaan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan peran masjid sebagai ruang pelayanan, pembinaan, dan penguatan umat," ujarnya.

AQUA, DMI, dan BPMI menyadari bahwa tidak setiap orang memiliki kesempatan untuk menunaikan perjalanan spiritual ke Tanah Suci. Karena itu, memfasilitiasi dan berupaya mewujudkan harapan tersebut melalui program ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang bermakna, sekaligus penghargaan atas pengabdian para penggerak masjid yang telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

"Bagi AQUA, kemitraan ini menjadi ruang untuk terus hadir membawa nilai yang menyejukkan bagi masyarakat melalui dukungan yang dapat dirasakan langsung oleh umat. Kami percaya bahwa pemberdayaan umat membutuhkan kolaborasi yang tulus dan berkelanjutan, sehingga AQUA berkomitmen untuk terus berjalan bersama berbagai mitra, termasuk organisasi keumatan, lembaga masjid, dan komunitas, dalam menghadirkan inisiatif yang memperkuat peran sosial masjid serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia," jelas Agung Laksamana, General Secretary Director Danone Indonesia.

Abdul Muaz, salah satu jamaah peserta Umroh dari Bogor menyampaikan rasa syukur karena berkesempatan menjadi salah satu perwakilan Masjid di wilayah Jawa Barat.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur diberi kesempatan untuk berangkat umroh ke Baitullah. Perjalanan ini menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi kami, terlebih karena seluruh kebutuhan telah dipersiapkan dengan begitu baik, mulai dari telekomunikasi hingga keperluan sehari-hari. Dengan semua dukungan tersebut, kami bisa berangkat dengan hati yang tenang dan lebih fokus beribadah di Tanah Suci," paparnya. 

Selain memberangkatkan para marbot dan pengurus masjid ke Tanah Suci, kemitraan strategis antara AQUA bersama dengan DMI dan juga BPMI telah berjalan melalui berbagai program sosial, ekonomi, dan lingkungan seperti pengembangan ekonomi umat, Masjid Hijau dan Sehat, serta pemberdayaan masyarakat berbasis masjid, untuk mewujudkan umat yang semakin sehat, sejahtera, dan berdaya.

“Bagi kami, program ini diharapkan dapat menjaga semangat kebaikan agar terus tumbuh dan memberi manfaat bagi lebih banyak orang. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal spiritual yang meneguhkan, sekaligus menghadirkan inspirasi baru bagi para peserta dalam melanjutkan pengabdian mereka di tengah masyarakat.” tutup Agung.

Selain dengan DMI dan Masjid Istiqlal, AQUA terus menjalin kolaborasi dengan berbagai organisasi Islam seperti PBNU, PP Muhammadiyah, dan jaringan pesantren di berbagai wilayah Indonesia untuk memperluas dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.