AQUA dan Citilink memperkuat kolaborasi melalui kampanye Semangat Gerak dengan mengembangkan inisiatif pengelolaan sampah plastik pascakonsumsi dari aktivitas penerbangan. Sampah plastik yang terkumpul selama penerbangan akan dipilah dan disalurkan ke ekosistem daur ulang agar dapat kembali dimanfaatkan sebagai material bernilai ekonomi.

Bali menjadi salah satu rute yang dipilih sebagai lokasi percontohan inisiatif tersebut. Kolaborasi ini mempertemukan sektor transportasi udara dengan ekosistem pengelolaan sampah, sekaligus mendorong praktik ekonomi sirkular yang lebih luas.

Melalui Semangat Gerak, AQUA dan Citilink mengajak masyarakat untuk tetap aktif menjelajahi berbagai destinasi, namun tetap memperhatikan dampak aktivitas sehari-hari terhadap lingkungan.

CEO Danone Indonesia, Laurent Boissier, mengatakan mobilitas dan keberlanjutan seharusnya dapat berjalan beriringan.

“Di AQUA, kami percaya bahwa mobilitas dan keberlanjutan dapat berjalan berdampingan. Melalui Semangat Gerak, kami ingin menunjukkan bahwa kolaborasi lintas industri dapat menghadirkan solusi yang lebih konkret dalam mendorong ekonomi sirkular,” ujar Laurent dalam keterangannya Selasa (25/08/2026). 

Baca Juga: Merdeka dari Ketidakpastian, Kisah Yopanda Tumbuh Bersama Pabrik AQUA Tanggamus

Menurutnya, inisiatif tersebut juga menjadi langkah untuk memperkuat sistem pengumpulan dan pengelolaan sampah plastik pascakonsumsi dengan melibatkan mitra serta komunitas lokal.

AQUA sendiri telah menjalankan inisiatif pengumpulan dan daur ulang kemasan pascakonsumsi sejak 1993 melalui program AQUA Peduli. Upaya tersebut kemudian diperkuat dengan gerakan #BijakBerplastik yang diluncurkan pada 2018.

Saat ini, AQUA bersama mitranya mengembangkan ekosistem pengumpulan dan daur ulang yang melibatkan bank sampah induk, Recycling Business Unit (RBU), collection center, TPST, dan TPS3R di berbagai wilayah Indonesia.

Dari ekosistem tersebut, AQUA bersama para mitranya mengumpulkan lebih dari 51.000 ton sampah plastik per tahun untuk didaur ulang menjadi material bernilai ekonomi, termasuk sebagai bahan baku kemasan produk baru sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Vino 'Gubernur Blok M' Ikut Ramaikan Pesta Kaum Adem AQUA, Intip Keseruannya!

Di Bali, upaya pengelolaan sampah juga dikembangkan melalui berbagai pendekatan, mulai dari inovasi kemasan hingga penguatan sistem pengumpulan dan edukasi masyarakat.

Bersama sejumlah mitra dan komunitas lokal, AQUA turut mengembangkan kawasan Sanur sebagai area yang lebih berkelanjutan. Salah satunya melalui model bisnis isi ulang yang ditujukan untuk mengurangi timbulan sampah kemasan.

Selain itu, AQUA juga menyediakan tempat sampah terpilah atau dropbox serta Reverse Vending Machine (RVM) untuk membantu meningkatkan pengumpulan kemasan plastik pascakonsumsi.

Melalui kolaborasi dengan Citilink, ekosistem tersebut kini diperluas ke aktivitas penerbangan. Sampah plastik yang berasal dari aktivitas penumpang selama penerbangan akan dipilah dan diarahkan ke sistem pengelolaan yang memungkinkan materialnya kembali masuk ke rantai ekonomi.

Bagi Citilink, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang tidak hanya nyaman, tetapi juga lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Direktur Utama Citilink, Darsito Hendroseputro, mengatakan kolaborasi dengan AQUA diharapkan dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung terciptanya ekosistem yang lebih baik bagi masyarakat dan lingkungan. Melalui kolaborasi dengan AQUA, kami ingin menghadirkan layanan penerbangan yang tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan,” ujar Darsito.

Ia menambahkan, inisiatif tersebut juga diharapkan dapat mengajak lebih banyak pihak untuk terlibat dalam menjaga lingkungan melalui tindakan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Kolaborasi AQUA dan Citilink melalui Semangat Gerak tidak hanya berfokus pada pengelolaan sampah plastik. Kedua perusahaan juga membawa pesan mengenai gaya hidup aktif, sehat, dan bertanggung jawab.

Sebelumnya, AQUA dan Citilink telah meluncurkan livery khusus pada pesawat Citilink sebagai simbol ajakan untuk terus bergerak aktif.

Keduanya juga menghadirkan Flomiland, instalasi interaktif untuk keluarga di Terminal 1C Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Instalasi tersebut menjadi ruang pengalaman bagi masyarakat untuk mengenal pesan mengenai hidrasi sehat dan gaya hidup aktif.

Ke depan, AQUA dan Citilink berharap Semangat Gerak dapat berkembang menjadi kolaborasi jangka panjang yang tidak hanya mengajak masyarakat untuk lebih aktif, tetapi juga mendorong kebiasaan yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Lewat pengelolaan sampah plastik dari aktivitas penerbangan, kolaborasi ini menunjukkan bahwa upaya membangun ekonomi sirkular dapat dilakukan dari berbagai sektor, termasuk transportasi udara. Material yang sebelumnya berakhir sebagai sampah dapat dikumpulkan, dipilah, dan kembali dimanfaatkan sehingga memiliki nilai ekonomi.