Banyak orang tua fokus pada pendidikan terbaik agar anak tumbuh cerdas dan berprestasi. Namun, tahukah Growthmates, tanpa asupan gizi yang tepat sejak dini, potensi anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal itu bisa terhambat. Oleh karena itu, pemenuhan gizi dinilai menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan.

Pandangan tersebut disampaikan Asosiasi Perusahaan Produk Bernutrisi untuk Ibu dan Anak (APPNIA) dalam kegiatan Jelajah SAPA yang digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) di Rusunawa Cakung Barat, Jakarta Timur, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional 2026.

Baca Juga: Sambut Hari Anak Nasional, Baby Happy Perluas Gerakan Anti Ruam ke 50.000 Ibu dan Bayi

Direktur Eksekutif APPNIA, Poppy Kumala, menegaskan bahwa pemenuhan gizi tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik, tetapi juga merupakan bagian dari hak anak yang harus dipenuhi agar mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

"Momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat bagi kita bahwa setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang mendukung tumbuh kembangnya. Selain perlindungan dan ruang yang aman untuk belajar maupun bermain, pemenuhan gizi juga menjadi fondasi penting agar anak dapat tumbuh sehat, berkembang optimal, dan memiliki kesempatan meraih cita-citanya," ujar Poppy dalam keterangan yang diterima Olenka pada Selasa (21/07/2026).

Menurutnya, upaya memenuhi hak anak perlu dilakukan secara menyeluruh. Selain mendapatkan perlindungan dan akses pendidikan, anak juga harus memperoleh asupan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan pada setiap tahap pertumbuhan.

Baca Juga: Screen Time Anak Terus Meningkat, Gosh! Kids Tawarkan Konsep Travel Education sebagai Alternatif Belajar di Luar Kelas

Untuk itu, APPNIA terus mendorong edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya gizi bagi anak. Organisasi tersebut juga mendukung pengembangan inovasi berbasis riset yang dilakukan perusahaan-perusahaan anggotanya guna membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak sesuai usia dan tahap tumbuh kembang.

"Kami juga mendorong inovasi berbasis riset yang dilakukan perusahaan-perusahaan anggota kami untuk memastikan kebutuhan nutrisi anak terpenuhi sesuai setiap tahap tumbuh kembang," tambah Poppy.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri PPPA Veronica Tan menyoroti pentingnya dukungan lingkungan yang memungkinkan anak-anak berkembang secara optimal. Menurutnya, selain pemenuhan gizi, anak-anak juga membutuhkan ruang yang aman untuk bermain dan berekspresi.

"Tujuan kita adalah pada akhirnya kita ingin memiliki anak cerdas, anak yang berinovasi, anak yang kreatif, serta anaknya terlindungi untuk bisa mencapai cita-cita," ujar Veronica.

Ia menambahkan, kebutuhan anak sebenarnya sangat sederhana, yakni ruang bermain, ruang yang aman, dan ruang untuk berekspresi. Aspirasi anak-anak penghuni Rusunawa Cakung Barat, termasuk permintaan akan fasilitas bermain dan lapangan futsal, disebut akan menjadi masukan bagi pemerintah dalam memperkuat penyediaan ruang ramah anak.

Baca Juga: Prof. Rini Sekartini Bagikan Tips Memilih Nutrisi Anak, Jangan Hanya Lihat Informasi Nilai Gizi

Sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan anak, APPNIA juga menyerahkan secara simbolis 200 paket bantuan kepada anak-anak penghuni Rusunawa Cakung Barat. Paket tersebut berisi alat tulis sekolah, kaos anak, snack bernutrisi, serta lunchbox yang diharapkan dapat mendorong kebiasaan hidup sehat sejak dini.

Jelajah SAPA merupakan bagian dari rangkaian Hari Anak Nasional 2026 yang mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan". Program SAPA, yang merupakan singkatan dari Sambang, Ajak, Pantau, dan Apresiasi, menjadi wadah dialog antara pemerintah dan anak-anak untuk mendengar aspirasi mereka sekaligus memantau pemenuhan hak dan perlindungan anak di berbagai wilayah.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan, peringatan Hari Anak Nasional diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat lingkungan yang mendukung setiap anak Indonesia tumbuh sehat, terlindungi, dan mampu mengembangkan potensinya secara optimal menuju Indonesia Emas 2045.