Growthmates, pernah nggak sih  kamu memperhatikan kandungan shea butter di produk skincare atau haircare favoritmu? Bahan alami satu ini ternyata bukan sekadar pemanis label, tetapi sudah lama dikenal memiliki beragam manfaat untuk kesehatan kulit dan rambut, lho!

Shea butter merupakan lemak alami yang berasal dari kacang pohon shea (Vitellaria) yang tumbuh di Afrika Barat. Kaya akan vitamin dan asam lemak esensial, bahan ini dipercaya mampu membantu melembapkan, menenangkan, serta menjaga kulit dan rambut tetap sehat.

Berikut dirangkum dari laman Healthline, Sabtu (1/8/2026), tujuh manfaat shea butter untuk kulit dan rambut yang perlu diketahui.

Baca Juga: Bukan Minyak atau Serum, 2 Jenis Biji-bijian Ini Efektif Menjaga Rambut Tetap Sehat

  1. Aman untuk Sebagian Besar Jenis Kulit

Shea butter memang berasal dari kacang pohon shea, tetapi kandungan proteinnya sangat rendah sehingga kecil kemungkinannya memicu reaksi alergi seperti kebanyakan produk kacang pohon lainnya. Meski begitu, pada sebagian orang yang memiliki alergi terhadap kacang pohon, reaksi alergi tetap bisa saja terjadi.

Secara umum, shea butter aman digunakan untuk hampir semua jenis kulit. Bahan ini juga memiliki tingkat komedogenik yang rendah, sehingga umumnya tidak menyumbat pori-pori. 

Namun, beberapa orang yang rentan berjerawat mengaku mengalami breakout setelah menggunakannya. Karena itu, sebaiknya lakukan patch test terlebih dahulu untuk memastikan kecocokannya dengan kulit.

  1. Membantu Melembapkan Kulit

Salah satu manfaat utama shea butter adalah kemampuannya dalam menjaga kelembapan kulit. Khasiat ini berasal dari kandungan asam lemak, seperti asam linoleat, asam oleat, asam stearat, dan asam palmitat.

Saat dioleskan ke kulit, kandungan minyak alaminya cepat terserap dan membantu mengembalikan lapisan lipid pada kulit. Proses ini membantu menciptakan kelembapan sekaligus memperkuat lapisan pelindung kulit agar tidak mudah kehilangan kadar air.

  1. Tidak Membuat Kulit Terasa Berminyak

Shea butter mengandung kadar asam linoleat dan asam oleat yang tinggi. Kedua jenis asam lemak ini bekerja secara seimbang sehingga membuat shea butter mudah diserap kulit tanpa meninggalkan rasa berminyak berlebihan.

Meski demikian, bagi pemilik kulit yang sangat berminyak, pelembap bebas minyak (oil-free moisturizer) mungkin tetap menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Baca Juga: Gak Bikin Lengket dan Gerah! Ini Alasan Sunscreen Bertekstur Jelly Cocok untuk Kulit Bayi

  1. Memiliki Sifat Antiinflamasi

Kandungan ester tumbuhan dalam shea butter diketahui memiliki sifat antiinflamasi. Saat diaplikasikan ke kulit, bahan ini dapat membantu mengurangi produksi sitokin dan sel-sel pemicu peradangan.

Efek tersebut berpotensi membantu meredakan iritasi akibat faktor lingkungan, seperti cuaca kering, maupun masalah kulit yang dipicu peradangan, seperti eksim.

  1. Mencegah Rambut Mudah Patah

Hingga saat ini, belum banyak penelitian yang secara khusus mengkaji manfaat shea butter dalam memperkuat rambut.

Namun, sebuah studi lama pada 2017 menemukan bahwa tanaman asal Afrika Barat yang memiliki kemiripan secara kimia dengan pohon shea mampu membuat rambut lebih tahan terhadap kerusakan dan patah.

  1. Membantu Mengatasi Ketombe

Salah satu cara mengatasi ketombe atau dermatitis atopik pada kulit kepala adalah dengan mengembalikan kelembapan kulit kepala yang kering dan mengalami iritasi.

Sebuah tinjauan pada 2018 menemukan bahwa shea butter, jika digunakan bersama pelembap lain, dapat membantu mengurangi serpihan ketombe sekaligus menurunkan risiko kambuhnya gejala. 

Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas shea butter jika digunakan sebagai perawatan tunggal.

  1. Bantu Meredakan Eksim, Dermatitis, dan Psoriasis

Sifat antiinflamasi pada shea butter dapat membantu menenangkan kulit serta mengurangi rasa gatal. Manfaat ini dinilai berpotensi membantu meredakan gejala berbagai kondisi kulit yang dipicu peradangan, seperti eksim dan psoriasis.

Selain itu, shea butter juga cepat diserap kulit sehingga berpotensi memberikan rasa nyaman lebih cepat saat gejala kambuh. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa efektivitas shea butter dalam membantu mengatasi eksim dapat sebanding dengan krim obat tertentu.

Baca Juga: Jangan Asal Pakai Skincare, Ini Panduan Perawatan Kulit Berdasarkan Usia dari Remaja hingga 50 Tahun ke Atas

Bagaimana Cara Menggunakan Shea Butter?

  • Untuk Kulit

Shea butter dapat langsung dioleskan ke kulit. Shea butter murni yang belum melalui proses pemurnian (raw atau unrefined) memiliki tekstur yang lembut sehingga mudah diratakan.

Ambil sekitar satu sendok teh shea butter menggunakan jari, lalu oleskan ke area kulit yang diinginkan sambil dipijat perlahan hingga meresap sempurna.

Karena teksturnya cukup licin, shea butter dapat membuat riasan wajah kurang menempel dengan baik. Oleh sebab itu, banyak orang memilih menggunakannya pada malam hari sebelum tidur sebagai pelembap.

  • Untuk Rambut

Shea butter murni juga bisa diaplikasikan langsung pada rambut.

Bagi pemilik rambut keriting atau berpori, shea butter dapat digunakan sebagai kondisioner. Oleskan secukupnya pada rambut, biarkan hingga sebagian besar meresap, lalu bilas dan tata rambut seperti biasa. Kamu juga dapat menggunakannya dalam jumlah sedikit sebagai leave-in conditioner.

Sementara itu, bagi pemilik rambut lurus, tipis, atau halus, sebaiknya shea butter hanya diaplikasikan pada bagian ujung rambut. Mengoleskannya hingga ke akar rambut berisiko membuat rambut tampak lebih berminyak dan lepek.

Semoga bermanfaat!