1. Destinasi jarak dekat diminati wisatawan

Wisatawan kian melirik destinasi yang mudah dijangkau untuk memaksimalkan waktu dan anggaran.

Perubahan ini tercermin dari meningkatnya pemesanan penerbangan internasional dengan durasi kurang dari empat jam sebesar 14% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan kontribusi mencapai 62% dari total keseluruhan. Di tengah tetap kuatnya permintaan perjalanan domestik, minat terhadap destinasi regional yang menawarkan kemudahan akses tetap tinggi tanpa mengorbankan kualitas pengalaman berwisata.

Baca Juga: Jelajahi Permata Tersembunyi Asia Tenggara, AirAsia MOVE Luncurkan ASEAN Explorer Pass

  1. Wisatawan merencanakan liburan jauh hari

Data MOVE mengungkap kecenderungan pemesanan yang dilakukan lebih dari 120 hari sebelum keberangkatan, menandakan optimisme masyarakat untuk bepergian.

Tren ini diperkirakan akan terus mendorong pertumbuhan perjalanan internasional pada semester kedua 2026. Malaysia, Thailand, Indonesia, Jepang, dan Filipina diproyeksikan menjadi destinasi favorit wisatawan, didukung konektivitas penerbangan yang semakin baik serta penawaran perjalanan yang menarik.

  1. Milenial dan Gen Z jadi motor utama pertumbuhan industri

Generasi Milenial menyumbang 43% dari total pemesanan di platform, diikuti Gen Z sebesar 23%. Hal ini mengonfirmasi bahwa bepergian tetap menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan hidup (work-life balance) bagi kedua generasi produktif. Namun, mereka kini semakin terukur dalam mengambil keputusan.