3. Pilih sumber protein yang lebih sehat
Bukan hanya jumlah protein yang penting, tetapi juga sumbernya. Daging olahan dan daging merah berlemak dapat meningkatkan asupan lemak jenuh serta natrium.
Sebaliknya, ikan, kacang-kacangan, lentil, buncis, tahu, unggas tanpa kulit, dan produk susu rendah lemak menjadi pilihan yang lebih ramah bagi jantung.
Mengganti makanan berat berbasis daging dengan salad buncis, sayuran panggang, atau hidangan lentil dapat menjadi pilihan praktis saat cuaca panas.
4. Batasi camilan tinggi garam
Cuaca panas sering membuat orang memilih camilan instan seperti keripik, makanan kemasan, dan makanan cepat saji. Padahal, banyak makanan tersebut mengandung natrium tinggi.
Asupan garam berlebih dapat meningkatkan tekanan darah, salah satu faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke.
Sebagai alternatif, pilih camilan seperti kacang tanpa garam, popcorn tanpa tambahan berlebihan, atau keripik sayuran panggang. Gunakan rempah, bawang putih, dan lemon untuk menambah rasa tanpa banyak garam.
5. Pilih lemak sehat, bukan menghindari semua lemak
Tidak semua lemak berdampak buruk bagi kesehatan. Lemak tak jenuh dari minyak zaitun, alpukat, kacang-kacangan, dan biji-bijian justru dapat membantu menjaga kadar kolesterol yang sehat.
Sebaliknya, konsumsi lemak trans dan lemak jenuh berlebihan dapat meningkatkan risiko penumpukan plak pada pembuluh darah.
“Ganti lemak jenuh dan trans dengan lemak tak jenuh dari minyak zaitun, alpukat, kacang-kacangan, dan biji-bijian untuk membantu menjaga kesehatan jantung,” jelas Dr. Agarwal.
6. Nikmati makanan manis dengan bijak
Es krim, minuman dingin, dan makanan penutup sering menjadi bagian dari suasana musim panas. Ahli jantung tidak melarang sepenuhnya, tetapi menekankan pentingnya porsi.
“Makanan ringan musim panas tetap bisa dinikmati, tetapi perhatikan ukuran porsinya karena makanan manis dapat menambah kalori dan gula berlebih,” kata Dr. Agarwal.
Pilihan yang lebih sehat antara lain sorbet buah, yogurt beku dengan topping buah, atau smoothie dari buah segar dan susu rendah lemak.
7. Pilih makanan sederhana dan bergizi
Saat suhu meningkat, banyak orang enggan memasak terlalu lama sehingga lebih mudah memilih makanan cepat saji.
Dr. Agarwal menyarankan makanan praktis seperti salad dengan kacang atau quinoa, sup dingin seperti gazpacho, serta ikan dan sayuran yang dipanggang cepat.
Menyediakan camilan sehat seperti buah segar, wortel dengan hummus, buncis panggang, dan kacang tanpa garam juga dapat membantu menghindari pilihan makanan impulsif.
Baca Juga: Dari Stroke Hingga Jantung, Ini Perbedaan Risiko Darah Tinggi dan Darah Kental Menurut Dokter Ahli