Growthmates, kesehatan jantung selama ini sering dikaitkan dengan olahraga, kadar kolesterol, dan kebiasaan merokok. Namun, ada faktor lain yang juga perlu diperhatikan, yaitu kondisi cuaca panas yang dapat memengaruhi kerja tubuh, termasuk sistem kardiovaskular.

Saat suhu udara meningkat, tubuh harus bekerja lebih keras untuk menjaga suhu tetap stabil. Jantung perlu memompa lebih banyak darah ke permukaan kulit agar proses pelepasan panas berjalan optimal.

Di sisi lain, keringat yang keluar dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan mineral penting. Jika cairan yang hilang tidak segera digantikan, volume darah dapat menurun sehingga jantung harus bekerja lebih keras untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh.

Menurut Dr. S.K. Agarwal, Konsultan Kardiologi Senior di Rumah Sakit Kailash, Noida, kondisi panas dapat menjadi tantangan tersembunyi bagi kesehatan jantung.

“Ketika suhu meningkat, tubuh kehilangan lebih banyak air dan garam melalui keringat. Nafsu makan juga berubah, dan banyak orang justru memilih makanan olahan tinggi natrium. Dehidrasi, kelebihan garam, dan perubahan pola makan dapat meningkatkan beban kerja jantung,” jelas Dr. Agarwal.

Karena itu, menjaga pola makan dan asupan cairan saat cuaca panas menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung kesehatan jantung.

Dan, dikutip dari Times of India, Minggu (21/6/2026), berikut 7 tips diet saat cuaca panas yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung.

1. Jangan hanya mengandalkan rasa haus untuk hidrasi

Banyak orang baru minum ketika merasa haus, padahal rasa haus tidak selalu menjadi tanda terbaik bahwa tubuh sudah cukup terhidrasi, terutama saat cuaca panas.

Dr. Agarwal menyarankan untuk minum air secara rutin sepanjang hari karena dehidrasi dapat mengurangi volume darah dan membuat jantung bekerja lebih keras.

Selain air putih, makanan tinggi kandungan air seperti semangka, mentimun, tomat, jeruk, melon, dan stroberi juga membantu menjaga hidrasi tanpa tambahan gula berlebih.

2. Perbanyak buah dan sayuran musiman

Buah dan sayuran segar seperti beri, melon, sayuran hijau, paprika, dan tomat, menjadi pilihan terbaik selama cuaca panas karena kaya akan antioksidan, kalium, serat, serta nutrisi yang mendukung kesehatan pembuluh darah.

Kalium juga membantu menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh yang berperan dalam menjaga tekanan darah tetap sehat.

Cara sederhana yang bisa diterapkan adalah memastikan setengah piring makanan berisi buah dan sayuran.

Baca Juga: Jantung Berdebar Setelah Minum Kopi, Berbahayakah? Begini Penjelasan Dokter Tirta

3. Pilih sumber protein yang lebih sehat

Bukan hanya jumlah protein yang penting, tetapi juga sumbernya. Daging olahan dan daging merah berlemak dapat meningkatkan asupan lemak jenuh serta natrium.

Sebaliknya, ikan, kacang-kacangan, lentil, buncis, tahu, unggas tanpa kulit, dan produk susu rendah lemak menjadi pilihan yang lebih ramah bagi jantung.

Mengganti makanan berat berbasis daging dengan salad buncis, sayuran panggang, atau hidangan lentil dapat menjadi pilihan praktis saat cuaca panas.

4. Batasi camilan tinggi garam

Cuaca panas sering membuat orang memilih camilan instan seperti keripik, makanan kemasan, dan makanan cepat saji. Padahal, banyak makanan tersebut mengandung natrium tinggi.

Asupan garam berlebih dapat meningkatkan tekanan darah, salah satu faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke.

Sebagai alternatif, pilih camilan seperti kacang tanpa garam, popcorn tanpa tambahan berlebihan, atau keripik sayuran panggang. Gunakan rempah, bawang putih, dan lemon untuk menambah rasa tanpa banyak garam.

5. Pilih lemak sehat, bukan menghindari semua lemak

Tidak semua lemak berdampak buruk bagi kesehatan. Lemak tak jenuh dari minyak zaitun, alpukat, kacang-kacangan, dan biji-bijian justru dapat membantu menjaga kadar kolesterol yang sehat.

Sebaliknya, konsumsi lemak trans dan lemak jenuh berlebihan dapat meningkatkan risiko penumpukan plak pada pembuluh darah.

“Ganti lemak jenuh dan trans dengan lemak tak jenuh dari minyak zaitun, alpukat, kacang-kacangan, dan biji-bijian untuk membantu menjaga kesehatan jantung,” jelas Dr. Agarwal.

6. Nikmati makanan manis dengan bijak

Es krim, minuman dingin, dan makanan penutup sering menjadi bagian dari suasana musim panas. Ahli jantung tidak melarang sepenuhnya, tetapi menekankan pentingnya porsi.

“Makanan ringan musim panas tetap bisa dinikmati, tetapi perhatikan ukuran porsinya karena makanan manis dapat menambah kalori dan gula berlebih,” kata Dr. Agarwal.

Pilihan yang lebih sehat antara lain sorbet buah, yogurt beku dengan topping buah, atau smoothie dari buah segar dan susu rendah lemak.

7. Pilih makanan sederhana dan bergizi

Saat suhu meningkat, banyak orang enggan memasak terlalu lama sehingga lebih mudah memilih makanan cepat saji.

Dr. Agarwal menyarankan makanan praktis seperti salad dengan kacang atau quinoa, sup dingin seperti gazpacho, serta ikan dan sayuran yang dipanggang cepat.

Menyediakan camilan sehat seperti buah segar, wortel dengan hummus, buncis panggang, dan kacang tanpa garam juga dapat membantu menghindari pilihan makanan impulsif.

Baca Juga: Dari Stroke Hingga Jantung, Ini Perbedaan Risiko Darah Tinggi dan Darah Kental Menurut Dokter Ahli