4. Jeruk Clementine

Sebanyak 100 gram jeruk clementine hanya mengandung sekitar 47 kalori. Kandungan vitamin C dan antioksidannya membantu mengurangi peradangan sekaligus memberikan rasa segar.

Buah ini dapat dinikmati langsung, dicampurkan ke dalam salad, atau dijadikan jus tanpa tambahan gula.

5. Apel

Satu buah apel berukuran sedang mengandung sekitar 55–60 kalori. Kandungan serat dan antioksidannya membantu memberikan rasa kenyang lebih lama serta mendukung kesehatan usus dan otak. Apel dapat disantap langsung atau ditambahkan sedikit bubuk kayu manis.

6. Ubi Jalar

Satu buah ubi jalar mengandung sekitar 86–90 kalori. Makanan ini kaya akan vitamin, mineral, dan karbohidrat kompleks yang mampu memberikan energi lebih stabil. Ubi jalar paling sehat dikonsumsi dengan cara direbus atau dipanggang.

7. Telur

Satu butir telur rebus mengandung sekitar 78 kalori. Kandungan protein berkualitas tinggi di dalamnya membantu membuat perut kenyang lebih lama sekaligus mendukung kesehatan otot. Telur rebus dapat dinikmati langsung atau dijadikan campuran salad.

8. Wortel

Sebanyak 100 gram wortel hanya mengandung sekitar 41 kalori. Wortel kaya akan serat, vitamin A, dan beta-karoten yang baik untuk kesehatan mata serta membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Wortel bisa dikonsumsi setelah direbus sebentar atau disantap bersama hummus sebagai pelengkap.

Nah Growthmates, meski pilihan makanan di atas tergolong rendah kalori, tetap perhatikan porsinya.

Jika rasa lapar di malam hari sering muncul, cobalah mengevaluasi pola makan pada siang dan sore hari agar kebutuhan nutrisi harian terpenuhi dan keinginan untuk ngemil sebelum tidur dapat berkurang.

Baca Juga: Benarkah Makan Malam Bisa Bikin Gemuk dan Obesitas? Dokter Ungkap Faktanya