Dampak dari tingginya beban mental dan kebingungan ini berujung pada kondisi emosional yang memprihatinkan:

  • 76% orang tua merasa kondisi anak merupakan kesalahan atau kegagalan mereka dalam mengasuh.
  • 76% orang tua dibayangi kecemasan mendalam akan masa depan anak.
  • 61% orang tua mengalami kelelahan mental dan fisik yang ekstrem (parental burnout).

Peka terhadap sinyal dan perbedaan tumbuh kembang buah hati adalah langkah awal yang sangat berharga bagi setiap orang tua. Namun, terjebak dalam pusaran informasi internet tanpa pengawasan profesional justru berisiko memicu stres berlebih hingga kecemasan akan masa depan anak.

Jika kamu mengamati adanya indikasi keterlambatan atau perbedaan pola tumbuh kembang pada si kecil, hindari mendiagnosis mandiri (self-diagnosis) secara gegabah melalui media sosial atau mesin pencari. 

Sangat disarankan untuk segera berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis anak (konsultan tumbuh kembang) atau psikolog anak terpercaya guna memvalidasi hasil pengamatanmu, serta menyusun rencana intervensi dini berbasis bukti ilmiah yang aman bagi anak dan menenangkan bagi keluarga.