Perbedaan kondisi ekonomi membuat setiap negara memiliki tingkat pendapatan dan kesejahteraan yang berbeda. Sejumlah negara berhasil membangun perekonomian dengan nilai produksi yang tinggi melalui sektor keuangan, teknologi, industri manufaktur, hingga perdagangan internasional.

Salah satu indikator yang dapat digunakan untuk membandingkan kondisi ekonomi antarnegara adalah produk domestik bruto (PDB) per kapita. Indikator ini dihitung dengan membagi total nilai barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam satu tahun dengan jumlah penduduknya. Meski demikian, PDB per kapita tidak sama dengan gaji rata-rata atau pendapatan yang diterima setiap warga. 

Berdasarkan data World Economic Outlook yang diterbitkan oleh Dana Moneter Internasional (IMF), inilah tujuh negara dengan PDB per kapita tertinggi di tahun 2026. Yuk simak! 

1. Liechtenstein

Liechtenstein menjadi salah satu negara dengan PDB per kapita tertinggi di dunia pada 2026, dengan proyeksi sekitar US$230.417 per penduduk. Negara kecil yang terletak di antara Swiss dan Austria ini memiliki perekonomian yang ditopang oleh industri manufaktur berteknologi tinggi, jasa keuangan, serta kegiatan bisnis internasional.

Meskipun wilayahnya relatif kecil, Liechtenstein mampu mengembangkan industri yang menghasilkan produk bernilai tambah tinggi. Aktivitas ekonomi tersebut berkontribusi terhadap tingginya nilai produksi ekonomi dibandingkan jumlah penduduknya.

2. Luksemburg

Selanjutnya, ada Luksemburg menempati posisi kedua dengan proyeksi PDB per kapita sekitar US$155.733 pada 2026. Negara di Eropa Barat ini dikenal sebagai salah satu pusat keuangan internasional, dengan sektor perbankan, investasi, asuransi, dan layanan bisnis sebagai penggerak utama perekonomiannya.

Selain sektor keuangan, Luksemburg juga memperoleh manfaat dari keterhubungannya dengan pasar Uni Eropa. Lingkungan bisnis yang mendukung investasi turut membantu negara ini mempertahankan nilai ekonomi yang tinggi dibandingkan jumlah penduduknya.

Baca Juga: 5 Negara dengan Pulau Terbanyak di Dunia, Indonesia Masuk Daftar

3. Irlandia

Irlandia memiliki proyeksi PDB per kapita sekitar US$127.837 pada 2026. Perekonomian negara ini didukung oleh industri teknologi, farmasi, layanan profesional, serta keberadaan perusahaan multinasional yang menjalankan kegiatan bisnis di pasar internasional.

Investasi perusahaan global memberikan kontribusi besar terhadap aktivitas ekonomi Irlandia. Namun, tingginya PDB per kapita negara ini tidak selalu mencerminkan pendapatan rumah tangga secara langsung karena aktivitas perusahaan multinasional dapat memengaruhi perhitungan PDB.

4. Swiss

Kemudian, Swiss diproyeksikan memiliki PDB per kapita sekitar US$124.478 pada 2026. Negara ini mempunyai perekonomian yang kuat melalui sektor keuangan, farmasi, teknologi medis, manufaktur presisi, serta berbagai industri yang menghasilkan produk bernilai tambah tinggi.

Swiss juga dikenal memiliki tenaga kerja terampil dan lingkungan bisnis yang relatif stabil. Kemampuan industri dalam menghasilkan produk dan layanan yang kompetitif di pasar global menjadi salah satu faktor yang mendukung tingginya nilai ekonomi per penduduk.

5. Norwegia

Norwegia berada di posisi kelima dengan proyeksi PDB per kapita sekitar US$115.188 pada 2026. Negara di kawasan Eropa Utara ini memiliki perekonomian yang didukung oleh industri minyak dan gas, perikanan, pelayaran, serta pemanfaatan energi terbarukan.

Pendapatan dari sektor energi menjadi salah satu komponen penting dalam perekonomian Norwegia. Negara ini juga mengelola kekayaan dari sumber daya alam melalui dana kekayaan negara yang dikenal sebagai Government Pension Fund Global, yang berfungsi menginvestasikan pendapatan minyak dan gas untuk kepentingan jangka panjang.

Baca Juga: Daftar 10 Negara dengan Tutupan Hutan Terluas di Dunia, Ada Indonesia!

6. Singapura

Singapura diproyeksikan memiliki PDB per kapita sekitar US$109.117 pada 2026. Negara di Asia Tenggara ini menjadi pusat perdagangan, keuangan, logistik, dan investasi internasional yang memiliki peran penting dalam perekonomian global.

Letaknya yang strategis, didukung infrastruktur pelabuhan dan transportasi yang maju, menjadikan Singapura sebagai penghubung perdagangan internasional. Selain itu, sektor teknologi, manufaktur elektronik, dan industri biomedis turut berkontribusi terhadap perekonomian negara tersebut.

7. Islandia

Islandia menempati posisi ketujuh dengan proyeksi PDB per kapita sekitar US$107.464 pada 2026. Negara kepulauan di Atlantik Utara ini memiliki perekonomian yang didukung oleh sektor pariwisata, perikanan, energi terbarukan, dan industri pengolahan.

Pariwisata menjadi salah satu penggerak ekonomi Islandia berkat daya tarik alamnya, seperti gletser, gunung berapi, dan fenomena aurora. Di sisi lain, pemanfaatan energi panas bumi dan tenaga air membantu memenuhi kebutuhan energi domestik serta mendukung aktivitas industri.