3. Hindari Kebiasaan yang Mengganggu Tidur

Rutinitas menjelang tidur sangat berpengaruh terhadap kualitas istirahat.

Usahakan berhenti menatap layar ponsel atau laptop, menghindari makan dalam porsi besar, serta tidak berolahraga berat setidaknya dua jam sebelum waktu tidur. Sebagai gantinya, lakukan aktivitas yang menenangkan seperti membaca buku atau meditasi ringan.

4. Bangun Rutinitas Pagi dan Malam yang Konsisten

Tubuh akan lebih mudah beradaptasi jika memiliki jadwal yang sama setiap hari.

Cobalah tidur dan bangun pada jam yang sama, termasuk saat akhir pekan. Memiliki rutinitas pagi yang menyenangkan, seperti menikmati secangkir kopi, sarapan favorit, atau melakukan peregangan, juga bisa menjadi motivasi untuk bangun lebih awal.

5. Tetap Aktif dan Konsumsi Makanan Bergizi

Aktivitas fisik yang cukup pada siang atau sore hari dapat membantu tubuh tidur lebih nyenyak pada malam hari.

Selain itu, pola makan yang seimbang juga berperan dalam menjaga kualitas tidur sehingga tubuh lebih siap memulai aktivitas sejak pagi.

6. Prioritaskan Kualitas Tidur

Bangun pagi tidak akan memberikan manfaat jika Anda justru kurang tidur setiap malam.

Pastikan durasi dan kualitas tidur tetap terpenuhi. Orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar tujuh hingga sembilan jam tidur setiap malam agar tubuh dan otak dapat berfungsi secara optimal.

7. Konsultasikan dengan Dokter Jika Terus Kesulitan

Jika Anda tetap sulit tidur atau selalu kesulitan bangun pagi meski sudah mencoba berbagai cara, bisa jadi terdapat gangguan tidur atau kondisi kesehatan tertentu.

Dr. Singh menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli tidur agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.

Semoga informasinya bermanfaat, ya!

Baca Juga: Tim Bangun Pagi vs Tim Suka Begadang, Siapa yang Lebih Berpeluang Naik Jabatan?