Growthmates, banyak orang ingin memulai hari lebih awal agar memiliki lebih banyak waktu untuk berolahraga, bekerja, atau sekadar menikmati pagi dengan lebih tenang.

Namun, menjadi morning person atau orang yang terbiasa bangun pagi ternyata tidak mudah bagi semua orang.

Menurut The Sleep Foundation, kecenderungan seseorang menjadi 'burung hantu malam' atau 'morning person' dipengaruhi oleh ritme sirkadian, yaitu jam biologis alami tubuh. Meski begitu, kebiasaan bangun pagi tetap bisa dilatih secara bertahap.

Dokter spesialis gangguan tidur sekaligus Direktur Medis Indiana Sleep Center, Dr. Abhinav Singh, MD, FAASM, mengatakan bahwa membiasakan diri bangun pagi tidak hanya membuat hari terasa lebih produktif, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mental dan kualitas hidup secara keseluruhan.

Ia menambahkan, dengan konsistensi, manfaat tersebut mulai dapat dirasakan hanya dalam beberapa minggu.

Dan, dikutip dari Popsugar, Kamis (16/7/2026), berikut 7 cara melatih diri menjadi morning person menurut Dr. Singh.

1. Ubah Jadwal Tidur Secara Bertahap

Jangan langsung memaksa diri tidur dua atau tiga jam lebih awal. Perubahan drastis justru lebih sulit dipertahankan.

Dr. Singh menyarankan untuk menggeser waktu tidur dan waktu bangun sekitar 15 menit lebih awal setiap dua hingga tiga hari. Cara ini memberi kesempatan bagi tubuh untuk beradaptasi secara alami.

2. Manfaatkan Cahaya Matahari di Pagi Hari

Paparan sinar matahari pada pagi hari membantu mengatur ritme sirkadian tubuh sehingga Anda lebih mudah merasa segar saat bangun.

Jika memungkinkan, bukalah jendela, berjalan santai di luar rumah, atau berjemur sebentar setelah bangun tidur. Bila sulit mendapatkan cahaya alami, Anda juga bisa menggunakan lampu yang menyerupai sinar matahari (sunrise lamp).

Baca Juga: 5 Kebiasaan Tidur yang Baik untuk Melindungi Kesehatan Otak

3. Hindari Kebiasaan yang Mengganggu Tidur

Rutinitas menjelang tidur sangat berpengaruh terhadap kualitas istirahat.

Usahakan berhenti menatap layar ponsel atau laptop, menghindari makan dalam porsi besar, serta tidak berolahraga berat setidaknya dua jam sebelum waktu tidur. Sebagai gantinya, lakukan aktivitas yang menenangkan seperti membaca buku atau meditasi ringan.

4. Bangun Rutinitas Pagi dan Malam yang Konsisten

Tubuh akan lebih mudah beradaptasi jika memiliki jadwal yang sama setiap hari.

Cobalah tidur dan bangun pada jam yang sama, termasuk saat akhir pekan. Memiliki rutinitas pagi yang menyenangkan, seperti menikmati secangkir kopi, sarapan favorit, atau melakukan peregangan, juga bisa menjadi motivasi untuk bangun lebih awal.

5. Tetap Aktif dan Konsumsi Makanan Bergizi

Aktivitas fisik yang cukup pada siang atau sore hari dapat membantu tubuh tidur lebih nyenyak pada malam hari.

Selain itu, pola makan yang seimbang juga berperan dalam menjaga kualitas tidur sehingga tubuh lebih siap memulai aktivitas sejak pagi.

6. Prioritaskan Kualitas Tidur

Bangun pagi tidak akan memberikan manfaat jika Anda justru kurang tidur setiap malam.

Pastikan durasi dan kualitas tidur tetap terpenuhi. Orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar tujuh hingga sembilan jam tidur setiap malam agar tubuh dan otak dapat berfungsi secara optimal.

7. Konsultasikan dengan Dokter Jika Terus Kesulitan

Jika Anda tetap sulit tidur atau selalu kesulitan bangun pagi meski sudah mencoba berbagai cara, bisa jadi terdapat gangguan tidur atau kondisi kesehatan tertentu.

Dr. Singh menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli tidur agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.

Semoga informasinya bermanfaat, ya!

Baca Juga: Tim Bangun Pagi vs Tim Suka Begadang, Siapa yang Lebih Berpeluang Naik Jabatan?