3. Selandia Baru
Selandia Baru dikenal dengan lanskap dramatis yang memadukan pegunungan tinggi, danau berwarna biru kehijauan, serta gletser yang megah.
Berbagai penelitian psikologi menunjukkan bahwa lingkungan alam yang beragam mampu membangkitkan rasa kagum (awe) sekaligus membantu otak pulih dari beban kognitif sehari-hari.
Aktivitas seperti mendaki di Fiordland National Park atau berjalan santai di sekitar Danau Tekapo dikaitkan dengan meningkatnya kesejahteraan psikologis.
4. Finlandia
Finlandia secara konsisten masuk dalam daftar negara paling bahagia di dunia. Salah satu faktor utamanya adalah kedekatan masyarakat dengan alam.
Sekitar tiga perempat wilayah Finlandia berupa hutan yang dipadukan dengan ribuan danau.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa rutin menghabiskan waktu di ruang hijau maupun kawasan perairan dapat membantu menurunkan tingkat stres sekaligus meningkatkan kesehatan mental.
5. Kosta Rika
Kosta Rika memiliki jaringan taman nasional dan kawasan konservasi yang sangat luas. Hutan hujan tropis, air terjun, gunung berapi, serta satwa liar yang beragam menjadikan negara ini salah satu pusat keanekaragaman hayati dunia.
Penelitian dalam bidang psikologi lingkungan menunjukkan bahwa kawasan dengan biodiversitas tinggi mampu memberikan manfaat lebih besar terhadap pemulihan emosional dan kesejahteraan psikologis dibanding lingkungan yang minim unsur alam.
Mengapa Negara-negara Ini Terasa Menenangkan?
Para ilmuwan menegaskan bahwa tidak ada satu negara pun yang secara ajaib dapat menyembuhkan stres atau gangguan mental. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa destinasi-destinasi tersebut memiliki sejumlah karakteristik yang mendukung proses pemulihan psikologis.
Lanskap alam yang luas, kepadatan penduduk yang rendah, serta keberadaan pegunungan, hutan, pantai, dan perairan alami menciptakan suasana yang lebih tenang dan menenangkan.
Ditambah lagi, pemandangan yang dramatis mampu membangkitkan rasa kagum (awe), sementara konsep slow travel memungkinkan wisatawan menikmati perjalanan dengan ritme yang lebih santai dan minim distraksi.
Meski belum ada bukti ilmiah bahwa negara tertentu dapat menyembuhkan stres secara instan, semakin banyak penelitian yang menunjukkan bahwa menghabiskan waktu di alam memberikan manfaat nyata bagi kesehatan mental.
Karena itu, jika ingin berlibur sekaligus mengisi ulang energi, memilih destinasi dengan bentang alam yang masih alami dapat menjadi pilihan yang lebih efektif dibanding hanya mengunjungi tempat wisata yang padat dan penuh keramaian.
Baca Juga: 9 Negara Terbaik di Asia dengan Kualitas Hidup Tertinggi 2026