Banyak orang rela mengeluarkan biaya besar untuk produk skincare demi menjaga kulit tetap sehat dan awet muda. Mulai dari pembersih wajah, serum, pelembap, hingga sunscreen digunakan setiap hari tanpa pernah terlewat. Namun, sering kali, ada satu hal yang luput diperhatikan: minuman yang dikonsumsi setiap hari.

Padahal, apa yang Anda minum bisa memberi pengaruh besar pada kondisi kulit. Minuman tinggi gula bukan hanya berdampak pada berat badan atau kesehatan tubuh, tetapi juga dapat mempercepat munculnya jerawat, kulit kusam, hingga tanda-tanda penuaan dini.

Saat gula cair masuk ke tubuh, penyerapannya berlangsung sangat cepat karena tidak ada serat yang memperlambat proses tersebut. Akibatnya, kadar gula darah melonjak drastis dan memicu peningkatan insulin. Kondisi ini dapat membuat produksi minyak di kulit meningkat dan memicu jerawat.

Tak hanya itu, gula juga memicu proses yang disebut glikasi, yaitu ketika molekul gula menempel pada kolagen dan elastin, dua protein penting yang menjaga kulit tetap kencang dan elastis.

Proses ini menghasilkan senyawa bernama AGEs (Advanced Glycation End Products) yang dapat mempercepat munculnya kerutan dan kulit kendur.

Jika akhir-akhir ini kulit terasa lebih kusam, mudah berjerawat, atau terlihat lelah, bisa jadi minuman favorit Anda adalah salah satu penyebabnya. Dan, dikutip dari Times of India, Minggu (24/5/2026), berikut 5 minuman manis yang perlu diwaspadai.

1. Soda

Soda menjadi salah satu minuman dengan kandungan gula tertinggi. Dalam satu kaleng soda, jumlah gulanya bahkan bisa melebihi batas konsumsi gula harian yang disarankan.

Sebagian besar soda juga mengandung sirup jagung fruktosa tinggi yang dapat memicu peradangan dalam tubuh. Jika dikonsumsi terlalu sering, kondisi ini bisa memperburuk masalah kulit seperti jerawat, rosacea, hingga eksim.

Selain memicu lonjakan gula darah, soda juga mempercepat kerusakan kolagen sehingga kulit lebih cepat kehilangan elastisitasnya.

2. Jus Buah Kemasan

Banyak orang menganggap jus buah kemasan sebagai pilihan sehat. Padahal, sebagian besar produk jus komersial telah kehilangan kandungan serat alami buah dan justru mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi.

Tanpa serat, gula dari jus akan lebih cepat masuk ke aliran darah dan memicu lonjakan gula yang hampir sama seperti minuman bersoda.

Akibatnya, proses glikasi berlangsung lebih cepat dan kulit menjadi tampak kusam, lelah, serta lebih rentan mengalami penuaan dini.

Baca Juga: 5 Minuman Anti-Penuaan Alami untuk Menutrisi Kulit dari Dalam

3. Minuman Energi

Minuman energi memang mampu memberikan dorongan energi instan, tetapi efeknya pada kulit bisa sangat buruk.

Selain mengandung gula tinggi, minuman ini juga sarat kafein dalam jumlah besar. Kafein berlebihan dapat menyebabkan dehidrasi karena bersifat diuretik, membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat.

Kulit yang kekurangan cairan akan terlihat lebih kering, garis halus tampak semakin jelas, dan wajah terlihat lelah. Ditambah lagi dengan efek peradangan akibat gula, kombinasi ini bisa mempercepat kerusakan kulit.

4. Teh Es Manis dan Minuman Kopi Kekinian

Teh es manis, frappe, atau kopi dengan tambahan sirup karamel dan susu kental manis memang menggoda. Namun di balik rasanya yang nikmat, kandungan gulanya sering kali sangat tinggi.

Minuman seperti ini juga dapat meningkatkan kadar IGF-1 (Insulin-like Growth Factor 1), hormon yang berkaitan dengan peningkatan produksi minyak pada kulit.

Tak heran jika konsumsi minuman kopi manis secara rutin sering dikaitkan dengan munculnya jerawat, terutama di area dagu dan garis rahang.

5. Koktail Manis

Minuman beralkohol manis seperti cocktail mungkin terasa menyenangkan saat bersantai, tetapi efeknya pada kulit cukup besar.

Alkohol sendiri sudah dapat menyebabkan dehidrasi dan membuat kulit kehilangan kelembapan alaminya. Selain itu, alkohol juga dapat melebarkan pembuluh darah sehingga memicu kemerahan pada wajah.

Ketika dicampur dengan sirup, soda, atau jus manis, efek buruknya menjadi berlipat ganda. Kulit bukan hanya kehilangan cairan, tetapi juga mengalami kerusakan kolagen akibat tingginya kandungan gula.

Nah Growthmates, perlu diketahui bahwa merawat kulit tidak cukup hanya dari luar. Pola makan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari juga memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan kulit.

Bukan berarti Anda harus berhenti total menikmati minuman manis favorit. Namun, mengurangi konsumsi gula dan mulai memilih alternatif yang lebih sehat seperti air putih, infused water, atau teh tanpa gula bisa membantu menjaga kulit tetap sehat, segar, dan bercahaya lebih lama.

Baca Juga: 5 Kebiasaan Pagi yang Tanpa Disadari Mempercepat Penuaan