Komunikasi yang efektif menjadi fondasi utama dalam membangun hubungan yang sukses, baik dalam lingkup pribadi maupun profesional. Ketika seseorang mampu menyampaikan pikirannya dengan jelas dan mendengarkan dengan baik, hubungan yang dijalin pun akan lebih harmonis.

Salah satu aspek terpenting dalam komunikasi adalah keterbukaan dan kejujuran. Berkomunikasi secara terbuka memungkinkan setiap individu untuk memahami sudut pandang satu sama lain, sehingga menghindari kesalahpahaman. 

Selain itu, kejujuran dalam komunikasi membantu menetapkan ekspektasi yang jelas, baik dalam kerja sama tim, pertemanan, maupun hubungan romantis. Dengan demikian, jika ada rasa kecewa atau ketidaksepakatan, hal tersebut bisa diungkapkan dan diselesaikan secara konstruktif.

Namun, nggak semua orang ‘dianugerahi’ kemampuan berkomunikasi dengan baik. Ada yang begitu cerdas, tapi tak lihai berkomunikasi. Ada yang terlihat biasa saja, tapi ia memiliki kemampuan berkomunikasi yang begitu luar biasa. Cara bicaranya, cara penyampaiannya, membuat orang-orang sekitar nyaman saat berbincang dengannya.

Lantas, apa yang membuat seseorang menjadi komunikator yang luar biasa? Berikut dikutip dari laman Times of India, Selasa (11/3/2025), deretan kebiasaan rahasia yang hanya dilakukan oleh mereka yang pandai berkomunikasi. 

Baca Juga: Rhenald Kasali Bicara Pentingnya Kecerdasan Bercakap-cakap

1. Lebih Banyak Mendengar, Sedikit Berbicara

Komunikator yang hebat tahu bahwa percakapan yang hebat juga mencakup mendengarkan secara aktif. Mereka fokus pada pembicara tanpa menyela, memproses apa yang dikatakan, dan menanggapi dengan penuh perhatian alih-alih hanya berbicara. 

Mereka sepenuhnya hadir dalam percakapan, dan juga menggunakan isyarat verbal dan nonverbal—seperti mengangguk, tersenyum, menjaga kontak mata—untuk menunjukkan keterlibatan mereka dalam percakapan.

Dengan lebih banyak mendengarkan daripada berbicara, mereka membuat orang lain merasa dihargai dan memahami pikiran dan emosi orang lain dengan lebih baik. Kebiasaan ini memungkinkan mereka untuk menciptakan hubungan yang lebih dalam dengan orang lain.

2. Menafsirkan yang Tersirat

Selain kata-kata, komunikasi juga mencakup cara lain seperti nada bicara, bahasa tubuh, dan emosi mikro. Komunikator super memperhatikan semua ini untuk mengukur perasaan seseorang yang sebenarnya. 

Mereka cepat menyadari ketidakkonsistenan antara apa yang dikatakan orang dan bagaimana mereka bertindak - ini membantu mereka memahami emosi yang lebih dalam di balik apa yang dikatakan seseorang. Ini juga memungkinkan mereka untuk menanggapi dengan empati dan kebaikan, dan mengatasi masalah apapun sebelum meningkat.

3. Beradaptasi Menyesuaikan Lawan Bicaranya

Kekuatan utama dari si pandai berkomunikasi adalah kemampuan mereka untuk menyesuaikan cara berkomunikasi tergantung pada siapa yang mereka ajak bicara. Mereka menyesuaikan nada, bahasa, dan pendekatan mereka agar sesuai dengan cara bicara orang lain yang membuat orang lain merasa nyaman.

Baik itu rapat bisnis formal, berbicara dengan kolega, atau mengobrol dengan teman-teman-- mereka tahu bagaimana dan kapan mengubah komunikasi mereka agar lebih sesuai dengan orang yang mereka ajak bicara. Kemampuan beradaptasi ini membantu mereka terhubung dengan orang-orang dengan kepribadian dan latar belakang yang berbeda, sehingga memastikan pesan mereka diterima secara efektif.

Baca Juga: Rhenald Kasali Bicara Pentingnya Mendorong Kecerdasan Komunikasi dan Sosial

4. Mengajukan Pertanyaan Bijak

Alih-alih melakukan obrolan ringan atau mendominasi percakapan, komunikator super menjalin hubungan dengan orang lain dan melibatkan mereka dengan mengajukan pertanyaan terbuka. 

Orang seringkali suka berbicara tentang diri mereka sendiri atau berbagi sudut pandang, dan komunikator super terhubung dengan orang lain dengan mengajukan pertanyaan yang bersifat pemikiran. Dengan menunjukkan rasa ingin tahu dan minat pada orang lain, mereka membuat orang lain merasa penting, didengarkan, dan dipahami.

5. Diam Sejenak, Lebih Baik

Orang yang pandai berkomunikasi tahu bahwa diam sama kuatnya dengan kata-kata. Alih-alih terburu-buru menanggapi, mereka berhenti sejenak untuk mengolah pikiran dan perasaan mereka, serta memilih kata-kata dengan hati-hati. 

Kebiasaan ini membantu mereka menghindari miskomunikasi dan membuat kata-kata mereka lebih berdampak. Berhenti sejenak sebelum berbicara juga menunjukkan bahwa seseorang percaya diri dan memiliki kendali dalam percakapan, sehingga mereka tampak lebih tenang dan bijaksana.

Itu dia deretan kebiasaan sekaligus tanda dari orang yang pandai berkomunikasi. Kamu termasuk?