Sebagian orang memilih untuk tidak makan malam dengan harapan berat badan turun lebih cepat. Padahal, kebiasaan skip makan malam tidak selalu efektif dan justru bisa menimbulkan masalah baru. Tidur dalam keadaan lapar dapat mengganggu kualitas istirahat hingga berdampak pada kondisi tubuh keesokan harinya.
Meski beberapa orang merasa cocok dengan pola makan tertentu, melewatkan makan malam bukanlah pilihan aman untuk semua orang. Berikut beberapa risiko kesehatan yang dapat muncul ketika kamu sering mengabaikan makan malam.
1. Tubuh Kehabisan Energi di Pagi Hari
Melansir Sleep Advisor, tubuh memerlukan asupan energi yang cukup agar tetap bertenaga sepanjang hari. Ketika kamu tidur dengan perut kosong, cadangan energi yang seharusnya digunakan untuk memulai hari menjadi rendah.
Akibatnya, kamu berpotensi bangun dengan kondisi lemas, sulit fokus, dan suasana hati yang buruk. Kondisi ini tentu memengaruhi produktivitas, baik di sekolah, kampus, maupun tempat kerja.
2. Mengganggu Kualitas Tidur
Siapa pun pasti pernah mencoba tidur dalam keadaan lapar dan biasanya sulit untuk benar-benar terlelap. Rasa tidak nyaman di perut membuat tubuh susah relaks.
Menurut Healthline, rasa lapar menjelang tidur dapat memperpanjang waktu yang dibutuhkan untuk tertidur. Jika ingin tidur nyenyak, sebaiknya jangan biarkan perut kosong saat malam hari.
Baca Juga: Mau Tidur Berkualitas? Hindari 4 Jenis Makanan Ini di Malam Hari
3. Suasana Hati Mudah Berubah
Bangun tidur dalam kondisi bad mood bisa jadi tanda bahwa tubuh kekurangan asupan makanan sebelum tidur. Penelitian dari University of Cambridge, Inggris, menunjukkan bahwa hormon serotonin, yang berperan dalam mengatur emosi, dapat berfluktuasi saat seseorang tidak makan dalam waktu lama.
Ketika serotonin menurun, kemampuan mengelola emosi juga ikut terganggu. Ini membuat kamu lebih mudah tersinggung dan kesulitan berkonsentrasi sepanjang hari.
4. Risiko Kehilangan Massa Otot
Melewatkan makan malam juga dapat menghambat perkembangan otot. Tubuh membutuhkan nutrisi, terutama protein, untuk memperbaiki dan membangun massa otot setelah beraktivitas.
Penelitian dari European Society of Cardiology menunjukkan bahwa ketika tubuh kekurangan asupan energi, otot justru akan dipecah menjadi sumber tenaga darurat. Jika kebiasaan ini berlangsung lama, risiko kerusakan otot, termasuk otot jantung, bisa meningkat.
5. Berat Badan Bisa Naik
Ironisnya, tidak makan malam bukan berarti berat badan turun. Ketika kamu menahan lapar terlalu lama, keinginan untuk makan berlebihan keesokan paginya justru meningkat.
Mengutip The Healthy, kadar gula darah yang turun drastis akibat tidak makan akan membuat tubuh “balas dendam” dengan makan lebih banyak. Hal ini dapat meningkatkan gula darah secara tajam sekaligus menurunkan metabolisme sepanjang hari, yang pada akhirnya membuat berat badan sulit turun.
Daripada sengaja melewatkan makan malam dan memaksa tubuh menahan lapar, lebih baik memilih menu yang lebih sehat dan rendah kalori. Kamu juga bisa makan lebih awal di sore hari agar pencernaan tetap nyaman sebelum tidur. Makan malam bukan musuh diet, yang penting adalah porsi, pilihan makanan, dan konsistensi pola hidup sehat.