4. Risiko Kehilangan Massa Otot

Melewatkan makan malam juga dapat menghambat perkembangan otot. Tubuh membutuhkan nutrisi, terutama protein, untuk memperbaiki dan membangun massa otot setelah beraktivitas.

Penelitian dari European Society of Cardiology menunjukkan bahwa ketika tubuh kekurangan asupan energi, otot justru akan dipecah menjadi sumber tenaga darurat. Jika kebiasaan ini berlangsung lama, risiko kerusakan otot, termasuk otot jantung, bisa meningkat.

5. Berat Badan Bisa Naik

Ironisnya, tidak makan malam bukan berarti berat badan turun. Ketika kamu menahan lapar terlalu lama, keinginan untuk makan berlebihan keesokan paginya justru meningkat.

Mengutip The Healthy, kadar gula darah yang turun drastis akibat tidak makan akan membuat tubuh “balas dendam” dengan makan lebih banyak. Hal ini dapat meningkatkan gula darah secara tajam sekaligus menurunkan metabolisme sepanjang hari, yang pada akhirnya membuat berat badan sulit turun.

Daripada sengaja melewatkan makan malam dan memaksa tubuh menahan lapar, lebih baik memilih menu yang lebih sehat dan rendah kalori. Kamu juga bisa makan lebih awal di sore hari agar pencernaan tetap nyaman sebelum tidur. Makan malam bukan musuh diet, yang penting adalah porsi, pilihan makanan, dan konsistensi pola hidup sehat.