Memiliki umur panjang dan tetap sehat di masa tua menjadi impian banyak orang. Namun, lingkungan tempat tinggal ternyata memegang peran penting dalam menentukan kualitas dan panjang usia seseorang.

Fenomena ini kerap dikaitkan dengan konsep Blue Zones atau Zona Biru, yaitu wilayah di mana penduduknya secara konsisten hidup lebih lama dan lebih sehat dibandingkan rata-rata global.

Berikut daftar 10 kota terbaik di dunia untuk hidup panjang umur yang dapat menjadi inspirasi hunian maupun destinasi masa depan. Kota Bergen di Norwegia menempati peringkat pertama.

Baca Juga: Deretan Negara yang Diprediksi Aman Jika Terjadi Perang Dunia Ketiga: Indonesia Ada dalam Daftar!

Bergen, Norwegia

Bergen menduduki posisi puncak sebagai kota dengan peluang hidup hingga usia 100 tahun tertinggi. Angka harapan hidup di kota ini mencapai 83,76 Daftar

Lingkungan dengan udara bersih, akses layanan kesehatan kelas dunia, serta budaya aktif di alam terbuka menjadi faktor utama. Rendahnya angka perokok juga turut mendukung.

Canberra, Australia

Ibu kota Australia ini memiliki angka harapan hidup di atas 84 tahun. Penduduk lanjut usia di Canberra dikenal aktif secara fisik.

Selain itu, kota ini dirancang dengan banyak ruang hijau yang mendukung mobilitas pejalan kaki.

Okinawa, Jepang

Sebagai salah satu Zona Biru asli, Okinawa dijuluki “Tanah Para Abadi”. Rahasia umur panjang warganya terletak pada konsep ikigai (tujuan hidup) dan moai (jaringan sosial).

Pola makan yang kaya ubi jalar, tahu, dan pare juga membantu menekan risiko penyakit kronis.

Baca Juga: Inilah 9 Negara dengan Tingkat Kebahagiaan Tertinggi di 2026

Nantes, Prancis

Nantes menjadi salah satu kota yang menonjol pada 2026 berkat sistem kesehatan publik yang kuat.

Sekitar 56% penduduk lansia tetap aktif bergerak, sementara tingkat obesitas tergolong rendah, yakni sekitar 10%.

Bern, Swiss

Bern menawarkan kualitas hidup tinggi dengan keamanan pangan yang baik serta fasilitas medis yang canggih. Aktivitas berjalan kaki di kawasan pegunungan menjadi kebiasaan warga yang berdampak positif bagi kesehatan jantung.

Madrid, Spanyol

Keunggulan Madrid terletak pada pola makan Mediterania yang kaya minyak zaitun, sayuran, dan kacang-kacangan. Kota ini juga ramah bagi pejalan kaki, dengan kebiasaan berjalan kaki sebagai bagian dari rutinitas harian.

Baca Juga: Daftar Negara Terkaya di Dunia 2026 Berdasarkan PDB: AS dan China Masih Mendominasi

Reykjavik, Islandia

Udara laut yang bersih, air mineral alami, serta konsumsi ikan segar yang tinggi omega-3 menjadikan warga Reykjavik memiliki kondisi fisik yang prima hingga usia lanjut.

Nicoya, Kosta Rika

Wilayah ini dikenal sebagai salah satu Zona Biru dengan prinsip hidup Plan de Vida, yakni alasan untuk bangun setiap pagi.

Pola makan tradisional berbasis jagung dan kacang-kacangan turut menjaga kesehatan dan energi masyarakatnya.

Zurich, Swiss

Zurich mengombinasikan kemakmuran ekonomi dengan kualitas kesehatan yang tinggi. Lingkungan rendah stres, udara bersih, serta akses mudah ke aktivitas luar ruang seperti bersepeda dan berenang menjadi keunggulan kota ini.

Baca Juga: 10 Negara Termiskin di Dunia 2026: Afghanistan Terpuruk, Pendapatan Hanya Sekitar Rp7 Juta per Tahun

Singapura

Sebagai satu-satunya perwakilan Asia Tenggara dalam daftar ini, Singapura berhasil meningkatkan angka harapan hidup melalui kebijakan publik yang efektif.

Pajak tinggi pada produk tembakau serta subsidi makanan sehat berkontribusi pada harapan hidup yang mencapai sekitar 85 tahun.