Presiden sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto buka suara soal peluang dirinya kembali maju dalam Pilpres 2029. Meski partainya sudah menetapkan namanya untuk kembali diusung, Prabowo justru meminta para pendukungnya tidak buru-buru membicarakan soal dua periode.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menutup Kongres IV Tunas Indonesia Raya (TIDAR) di Jakarta, beberapa waktu silam. Saat itu, kader organisasi sayap Partai Gerindra tersebut sempat menyuarakan agar Prabowo melanjutkan kepemimpinannya hingga periode kedua. Namun, Prabowo langsung meminta agar seruan tersebut tidak terus digaungkan.
“Tadi, terima kasih ada yang sebut Prabowo dua periode. Saya kira saya mau koreksi. Please, tolong jangan sebut seperti itu,” ujar Prabowo.
Baca Juga: MBG Biang Keroknya, Siapapun Pasangan Prabowo di 2029 Bakal Berat, Bisa-bisa Kalah Telak!
Prabowo mengingatkan bahwa dirinya saat itu bahkan belum genap satu tahun menjalankan amanah sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia. Karena itu, ia meminta seluruh pendukungnya lebih dulu memberikan kesempatan untuk bekerja dan menjalankan program yang telah dijanjikan kepada masyarakat.
Soal keinginan dua periode, Prabowo meminta para pendukungnya menyimpannya terlebih dahulu.
“Niat itu (dua periode), silakan disimpan di dalam hati. Tapi saya sudah katakan nanti yang menentukan apakah Prabowo dua periode atau tidak adalah Tuhan Yang Maha Kuasa dan Prabowo sendiri,” tegasnya.
Prabowo kemudian mengungkapkan ukuran yang akan digunakannya sebelum memutuskan apakah akan kembali maju pada Pilpres 2029.
Ia mengatakan, dirinya akan menilai sendiri apakah target-target yang telah dicanangkan selama memimpin Indonesia berhasil dicapai atau tidak. Jika merasa gagal memenuhi target tersebut, Prabowo menyatakan tidak akan memaksakan diri untuk maju kembali.
“Kalau saya menilai, kalau saya menilai, saya menilai, tidak mencapai apa yang saya canangkan, saya tidak mau maju lagi sebagai Presiden RI. Saya akan menilai,” kata Prabowo.
Baca Juga: Saingan Berat Prabowo di Pemilu 2029, Nama-nama Ini Mulai Bersinar...
Bahkan, ia meminta pendukungnya tidak lagi mengharapkannya maju jika nantinya dirinya sendiri menilai kepemimpinannya tidak berhasil.
“Kalau seandainya saya menilai diri saya tidak berhasil, saya mohon dengan sangat, jangan saudara harapkan saya maju lagi,” ujarnya.
Bagi Prabowo, target pemerintahan periode 2024-2029 menjadi bagian penting dari pertimbangan tersebut. Jika ia menilai target yang telah dicanangkan tidak tercapai, ia menyatakan tidak ingin kembali maju.
Artinya, meski nama Prabowo sudah diketok partainya untuk Pilpres 2029, Prabowo sendiri menyatakan bahwa keputusan akhirnya belum sekadar soal keputusan partai. Dalam pernyataannya pada Kongres IV TIDAR, ia menyebut hanya dua pihak yang akan menentukan: Tuhan Yang Maha Kuasa dan dirinya sendiri.