Rutinitas membersihkan wajah menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan kulit. Namun, di tengah aktivitas yang semakin dinamis, proses cleansing kerap dituntut untuk tetap efektif sekaligus praktis dilakukan kapan saja.
Hal demikian turut dirasakan figur publik, Aaliyah Massaid yang kini menjalani keseharian sebagai ibu baru, sekaligus tetap aktif menjalani aktivitas syuting dan olahraga. Di tengah kesibukannya, ia ingin tetap memiliki waktu untuk merawat kulit dengan cara yang lebih fleksibel.
Baca Juga: Wardah Hadirkan PDRN Sunscreen, Tak Hanya Lindungi Kulit dari UV tapi Juga Heat Damage, Seperti Apa?
“Setelah menjadi ibu baru yang memiliki aktivitas banyak termasuk syuting dan juga olahraga, aku ingin tetap punya waktu untuk merawat diri, tapi caranya perlu lebih fleksibel,” ungkap Aaliyah Massaid dalam rangkaian Wardah Skin Longevity Clinic di ASHTA District 8, Jakarta, Minggu (4/10/2026).
Kebutuhan tersebut semakin terasa ketika bepergian. Membersihkan makeup tanpa harus membawa banyak produk menjadi pilihan yang lebih praktis, terutama ketika harus berpindah dari satu agenda ke agenda lainnya.
Menjawab kebutuhan itu, Wardah menghadirkan Wardah Low pH Micellar Pad Japanese Mugwort + Upcycled Lavender, yakni cleansing pad siap pakai yang memadukan micellar water dengan formula low pH 5.5.
Bicara soal kepraktisan, dalam membersihkan wajah hal tersebut tetap perlu diimbangi dengan perhatian terhadap kondisi kulit. Menurut dr. Hafiza Fikri, Sp.DVE, FINSDV, FAADV, proses cleansing perlu memperhatikan gesekan mekanis serta kondisi skin barrier karena dilakukan secara rutin.
Membersihkan wajah dengan tekanan berlebihan atau mengejar sensasi kulit yang sangat kesat bukan berarti proses cleansing menjadi lebih efektif. Justru, cleansing yang baik adalah ketika makeup, sunscreen, sebum, dan kotoran dapat terangkat tanpa membuat kulit terasa tidak nyaman.
“Cleansing yang baik adalah ketika makeup, sunscreen, sebum, dan kotoran dapat terangkat secara efektif tanpa membutuhkan gesekan berlebihan dan tanpa membuat kulit terasa tidak nyaman setelahnya. Karena itu, efektivitas dan kelembutan seharusnya berjalan beriringan,” jelas dr. Hafiza dalam talkshow “How a Practical Cleansing Ritual Can Become a Long-Term Investment in Your Skin” di Jakarta.
Ia menambahkan, kebiasaan cleansing yang tepat juga menjadi fondasi sebelum menggunakan produk skincare berikutnya. Kulit yang tidak dibersihkan secara optimal dapat membuat rangkaian perawatan setelahnya bekerja kurang maksimal. Dalam hal ini, kesehatan kulit jangka panjang itu bukan soal perawatan instan, tapi dari small habit sehari-hari seperti membersihkan wajah secara tepat.
"Sebagus dan semahal apa pun skincare yang dipakai, tidak akan ada artinya kalau tahap paling mendasarnya, yaitu cleansing masih asal-asalan,” tegas dr. Hafiza lagi.
Dalam kesempatan yang sama, Brand Representative Wardah, Mila Sri Hardiati, mengatakan bahwa pengembangan micellar pad ini berangkat dari tingginya mobilitas masyarakat. Kebutuhan cleansing dapat muncul kapan saja, termasuk ketika masih dalam perjalanan pulang, bekerja hingga sore, maupun melanjutkan aktivitas setelah jam kantor.
“Sebenarnya kita mengangkat ini berawal dari fakta bahwa di Indonesia mobilitasnya tinggi sekali. Saat pulang kerja ingin membersihkan makeup di mobil, atau orang-orang ke kantor, commuting, bahkan orang kerja 9 to 5 malamnya masih sempat olahraga. Kita butuh cleansing yang on the go dan tidak ribet,” jelas Mila.
Berbeda dari cleansing konvensional yang umumnya membutuhkan botol pembersih dan kapas secara terpisah, Wardah Low pH Micellar Pad hadir dalam format siap pakai. Pad berukuran 8 x 8 cm tersebut dirancang agar satu lembar dapat digunakan untuk membersihkan seluruh wajah.
“Ukuran 8 x 8 cm dibuat agar satu pad saja cukup untuk membersihkan satu muka. Pada pad ini ada dual-sided, di mana sisi emboss ditujukan untuk makeup yang cukup heavy dan waterproof, sedangkan sisi yang halus atau soft side untuk makeup daily atau membersihkan sunscreen agar pori-pori tidak tersumbat. Sisi lembut ini juga cocok untuk kulit sensitif,” tambahnya.
Pad tersebut telah dibasahi micellar water sehingga dapat langsung digunakan tanpa perlu menyiapkan cairan pembersih secara terpisah. Materialnya menggunakan 100 persen viscose biodegradable dengan tekstur ultra-soft dan smooth untuk memberikan pengalaman cleansing yang lebih nyaman.
Dari sisi formula, Wardah Low pH Micellar Pad menggunakan low pH 5.5 yang mendekati rentang pH alami kulit. Formula ini dikembangkan untuk membantu menjaga skin barrier selama proses cleansing.
“Kami juga menggunakan low pH 5.5 yang mendekati pH alami kulit. Jadi, kami ingin ketika kulit dibersihkan, skin barrier-nya tetap terjaga dan kulit tetap terasa nyaman,” ujar Mila.
Formula tersebut dipadukan dengan Japanese Mugwort dan Upcycled Lavender. Japanese Mugwort mengandung antioksidan yang membantu menjaga kondisi skin barrier dan menenangkan kemerahan, sementara Upcycled Lavender membantu melindungi kulit dari paparan debu dan polusi.
Produk ini juga mengandung Centella Asiatica dan Allantoin. Centella Asiatica membantu menenangkan kemerahan dan iritasi, sedangkan Allantoin membantu memberikan hidrasi serta menjaga kenyamanan kulit setelah cleansing.
Wardah Low pH Micellar Pad juga hadir dengan formula alcohol-free, fragrance-free, non-comedogenic, dan non-acnegenic. Produk ini dirancang tidak meninggalkan rasa berminyak serta tidak membutuhkan proses bilas setelah digunakan.
“Kami ingin Wardah Low pH Micellar Pad bisa mengikuti berbagai aktivitas konsumen, termasuk saat perlu membersihkan makeup sebelum wudhu, setelah olahraga, melakukan touch-up, maupun ketika bepergian. Dengan format yang praktis dan sudah mengandung micellar water, proses cleansing bisa terasa lebih gentle dan ringkas tanpa mengabaikan kenyamanan kulit,” tutup Mila.