PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) berencana mengambil alih 100% saham PT Frisian Flag Indonesia (FFI). Untuk merealisasikan akuisisi tersebut, Ultrajaya menyiapkan dana hingga Rp14,57 triliun.
Mengutip keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), pengambilalihan saham tersebut dilakukan melalui skema penyertaan modal dalam bentuk inbreng. Nantinya, sebanyak 24.440 saham FFI yang menjadi objek transaksi akan disetorkan kepada ke Ultrajaya sebagai bagian dari Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV.
Baca Juga: Babak Baru Bayan Resources Milik Konglomerat Low Tuck Kwong di Tangan Haji Isam
Manajemen menjelaskan, melalui mekanisme PMHMETED IV tersebut, Ultrajaya akan menerbitkan maksimal 7,88 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp2.150 per saham. Sebesar 86,01% dana dari PMHMETD akan digunakan untuk mengambil alih FFI, sedangkan sisanya untuk modal kerja.
Untuk diketahui, komposisi pemegang saham FFI saat ini meliputi FCIH sebesar 19.084 saham atau 78,09%, BWG sebesar 4.134 saham atau 16,91%, dan BWI sebesar 1.222 saham atau 5%. Ketiga pemegang saham tersebut akan menyetorkan seluruh saham FFI kepada Ultrajaya melalui skema inbreng. Dengan mekanisme ini, transaksi tersebut juga akan diikuti perubahan pengendali Ultrajaya.
“Terdapat rencana pengalihan pengendalian ULTJ kepada pemegang saham baru yang akan memperoleh hak pengendalian atas Perseroan setelah diselesaikannya rencana transaksi berupa penerbitan saham baru melalui PMHMETD yang disertai dengan rencana penyertaan modal saham dalam bentuk inbreng kepada Perseroan,” ungkap manajemen Ultrajaya, dikutip pada Minggu (20/9/2026).
Setelah transaksi direalisasikan, FCIH akan menjadi pengendali baru Ultrajaya yang kemudian diwajibkan melakukan penawaran tender wajib terhadap saham Ultrajaya yang masih dimiliki publik.