Growthmates, ketika nama Elon Musk disebut, banyak orang langsung membayangkan sosok yang bekerja tanpa henti hingga 120 jam per minggu.

Pendiri Tesla dan SpaceX itu memang dikenal memiliki etos kerja luar biasa. Namun, di balik citra tersebut, salah satu rahasia produktivitas Musk justru berasal dari metode yang sangat sederhana, yakni mengatur waktu secara ketat melalui sistem time-blocking.

Metode ini membuat setiap bagian hari memiliki jadwal yang jelas, bahkan dalam interval hanya lima menit. Sekilas, pendekatan seperti ini terdengar melelahkan dan terlalu kaku. Namun, prinsip dasarnya sebenarnya sangat sederhana, yakni membagi waktu menjadi sesi-sesi fokus yang singkat agar pekerjaan dapat diselesaikan lebih efektif tanpa menguras energi mental.

Bagi kebanyakan orang, versi yang lebih mudah diterapkan dari konsep tersebut adalah Teknik Pomodoro, sebuah metode manajemen waktu yang telah membantu jutaan orang meningkatkan fokus dan mengurangi kebiasaan menunda pekerjaan.

Teknik Pomodoro lahir pada akhir 1980-an dari pengalaman seorang mahasiswa Italia bernama Francesco Cirillo. Saat itu, ia kesulitan berkonsentrasi saat belajar dan merasa produktivitasnya terus menurun.

Dalam upaya sederhana untuk mengatasi masalah tersebut, Cirillo menggunakan timer dapur berbentuk tomat atau pomodoro dalam bahasa Italia. Ia mengatur timer selama 25 menit dan berjanji pada dirinya sendiri untuk fokus penuh hingga alarm berbunyi tanpa gangguan apa pun.

Hasilnya ternyata luar biasa. Cara sederhana tersebut membantunya mempertahankan fokus lebih lama dan menyelesaikan tugas dengan lebih efisien. Dari situlah lahir Teknik Pomodoro yang kini menjadi salah satu metode produktivitas paling populer di dunia.

Prinsipnya sederhana, yaitu bekerja fokus selama 25 menit, beristirahat selama lima menit, lalu mengulangi siklus tersebut.

Nah, untuk menerapkan tekni ini. Anda tidak memerlukan aplikasi khusus atau perangkat lunak mahal untuk mulai mencoba metode ini, tapi cukup gunakan timer di ponsel dan ikuti enam langkah berikut, sebagaimana dikutip dari Times of India, Kamis (11/6/2026).

1. Fokus pada Satu Tugas

Pilih satu pekerjaan yang ingin diselesaikan. Hindari godaan untuk mengerjakan beberapa hal sekaligus.

Baik itu membalas email penting, menyelesaikan laporan, membuat desain, menulis artikel, atau mengerjakan kode program, berikan perhatian penuh pada satu tugas tersebut.

2. Atur Timer Selama 25 Menit

Setelah menentukan tugas, nyalakan timer selama 25 menit. Anggap waktu ini sebagai komitmen yang tidak boleh dilanggar.

Selama periode tersebut, fokus hanya pada pekerjaan yang sedang dikerjakan.

Baca Juga: Elon Musk Sebut Masa Depan Peradaban Dipertaruhkan Lewat Buku Kontroversial Ini