Tata Ruang yang Menyesuaikan Gaya Hidup
Meningkatnya kebutuhan terhadap hunian praktis turut membuat konsep coliving eksklusif berkembang sebagai bagian dari pilihan gaya hidup.
Hunian tidak lagi hanya dituntut menyediakan kamar tidur yang nyaman, tetapi juga ruang yang mampu mengakomodasi berbagai kebutuhan penghuni.
Melalui Rukita Deluxe, tata ruang dirancang agar dapat mengakomodasi karakter dan aktivitas yang beragam. Penghuni yang membutuhkan ruang tenang dapat memanfaatkan Introvert Corner yang dilengkapi koleksi buku.
Sementara, mereka yang ingin bersosialisasi dapat menggunakan Extrovert Zone dengan fasilitas board game sebagai ruang berkumpul.
Konsep serupa diterapkan untuk mendukung aktivitas yang berkaitan dengan gaya hidup dan kebugaran. Soul Kitchen dilengkapi peralatan memasak premium yang memungkinkan penghuni menyiapkan makanan maupun menghabiskan waktu bersama.
Ada pula Healing Space dengan fasilitas olahraga seperti matras yoga dan tenis meja yang dapat digunakan untuk mengisi kembali energi setelah menjalani rutinitas.
“Para profesional muda menyadari bahwa nilai sewa hunian berspesifikasi tinggi sangat sebanding dengan efisiensi waktu, ketenangan pikiran, dan aksesibilitas yang didapat. Ketika urusan domestik dan ruang berekspresi sudah terakomodasi, mereka memiliki lebih banyak waktu untuk menikmati hidup,” tambah Lika.
Lokasi Strategis Jadi Bagian dari Soft Living
Selain fasilitas di dalam hunian, lokasi juga menjadi faktor penting dalam mendukung gaya hidup yang lebih praktis.
Akses menuju transportasi publik seperti MRT serta kedekatan dengan pusat perkantoran, area komersial, dan berbagai fasilitas penunjang kehidupan sehari-hari dapat memangkas waktu perjalanan sekaligus mengurangi beban aktivitas harian.
Rukita Deluxe kini tersedia di sejumlah kawasan strategis Jakarta. Di Jakarta Selatan, misalnya, terdapat Rukita Deluxe Nismara Abdul Majid di kawasan Cipete dan Rukita Deluxe Familia Cilandak di kawasan Cilandak.
Sementara, di Jakarta Pusat, Rukita Deluxe Harmoni berada di kawasan Harmoni dan menawarkan akses menuju sejumlah pusat bisnis seperti Thamrin dan Sudirman.
Pada akhirnya, tren soft living bukan berarti generasi muda kehilangan ambisi atau memilih untuk berhenti mengejar tujuan. Sebaliknya, tren ini menunjukkan adanya perubahan cara dalam mengelola energi dan menentukan prioritas.
Baca Juga: Rukita Hadirkan Coliving Terbaru di Makassar dan Surabaya