Menjelang akhir bulan puasa, tradisi mudik menjadi momen yang paling dinantikan banyak orang. Perjalanan jauh untuk kembali ke kampung halaman tentu membutuhkan kondisi tubuh yang prima agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Dokter sekaligus entrepreneur, Tirta Mandira Hudhi atau yang dikenal sebagai dr. Tirta, membagikan beberapa tips sederhana agar tubuh tetap kuat dan fokus selama perjalanan mudik.

Menurut dr. Tirta, menjaga stamina sebelum berangkat merupakan hal yang sangat penting.

“Buat kawan-kawan semua, di dalam Lebaran itu ada tren yang selalu dilakukan, yaitu kembali ke kampung halaman alias mudik. Nah, berikut tiga tips dari saya supaya tetap strong saat perjalanan,” tuturnya, dikutip dari Instagram pribadinya, Selasa (17/3/2026).

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah pola tidur. dr. Tirta bilang, banyak orang sering begadang menjelang perjalanan, padahal kebiasaan ini bisa berdampak pada konsentrasi saat berkendara.

“Tidur yang teratur, jangan begadang lima sampai enam hari sebelum jadwal mudik. Pola tidur yang berantakan atau sering bergadang bisa memicu microsleep saat perjalanan,” jelas dr. Tirta.

Microsleep sendiri adalah kondisi tertidur sangat singkat tanpa disadari yang dapat terjadi ketika tubuh kelelahan. Kondisi ini berbahaya terutama bagi pengemudi karena dapat meningkatkan risiko kecelakaan di jalan.

Tips kedua, bagi yang melakukan perjalanan saat masih menjalani puasa, dr. Tirta menekankan pentingnya menjaga hidrasi tubuh.

“Kalau kalian melakukan mudik saat puasa, cukupi kebutuhan cairan tubuh saat sahur dan saat berbuka, atau setelah tarawih,” kata dr. Tirta.

Dengan asupan cairan yang cukup, kata dia, tubuh akan tetap bertenaga dan tidak mudah lelah selama perjalanan jauh.

Baca Juga: Habis Makan Langsung Rebahan Bikin Gemuk? Ini Penjelasan Dokter Tirta

Selain menjaga kondisi fisik, dr. Tirta juga mengingatkan pentingnya mengontrol emosi saat berkendara. Menurutnya, sikap emosional di jalan bisa berujung pada tindakan berbahaya.

“Jangan gampang emosi kalau disalip kendaraan lain. Misalnya lagi naik mobil, terus nggak mau kalah. Jangan sampai malah membahayakan diri sendiri,” ujarnya.

Dikatakan dr. Tirta, mengemudi dengan tenang dan sabar akan membuat perjalanan lebih aman bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Kemudian, dr. Tirta juga menyarankan untuk tidak memaksakan diri jika tubuh sudah terasa lelah.

“Kalau sudah lelah atau pegal-pegal, setiap dua jam sekali berhenti sebentar dan lakukan stretching,” katanya.

dr. Tirta menuturkan, istirahat sejenak dapat membantu tubuh kembali segar dan menjaga fokus selama perjalanan.

Selain menjaga pola hidup, dr. Tirta juga mengingatkan untuk membawa kebutuhan pribadi selama perjalanan.

“Kalau dari saya sendiri, jangan lupa saya selalu bawa susu. Ini saya bawa untuk mudik dan juga saat balik,” tutur dr. Tirta.

Dengan persiapan yang baik, kata dia, mulai dari menjaga pola tidur, mencukupi cairan, hingga mengendalikan emosi, perjalanan mudik bisa menjadi pengalaman yang lebih aman, nyaman, dan tetap menyenangkan.

Baca Juga: Stres Berlebih Bisa Ganggu Tidur Nyenyak, Ini Saran Dokter Tirta