Partai Demokrat mengklarifikasi hubungan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, Demokrat mengklaim ketua umumnya itu sama sekali tidak mengenal Sony. Keduanya bahkan tak pernah berkomunikasi.
Klarifikasi itu disampaikan Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menanggapi kabar yang menyebut ada dua orang kolonel usulan AHY yang terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kabar itu ramai di sorot dalam satu dua hari belakangan setelah viral di media sosial.
Baca Juga: Ratusan Dapur MBG Berhenti Beroperasi
"AHY tidak mengenal, tidak pernah bertemu, maupun tidak pernah berkomunikasi dengan Sony Sonjaya,” kata Herzaky Mahendra dilansir Rabu (10/6/2026).
Herzaky Mahendra juga dengan tegas membantah narasi yang menyebut AHY mengusul orang untuk menduduki jabatan penting di Badan Gizi Nasional (BGN) yang belakangan terseret kausus korupsi MBG.
“AHY juga tidak pernah mengusulkan, merekomendasikan, meminta bantuan, ataupun meminta dukungan kepada Sony Sonjaya terkait program satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) maupun urusan lainnya," tegasnya.
Narasi di media sosial memang menggunakan frasa “2 Orang Kolonel usulan AHY” namun tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai hal itu sehingga partai Demokrat berpandangan bahwa “AHY” dalam kalimat tersebut bisa saja merujuk pada nama lain selain Agus Harimurti Yudhoyono. Partai Demokrat bahkan menegaskan bahwa jika frasa tersebut memang ditujukan kepada AHY, maka informasi itu tidak benar.
"Namun, apabila yang dimaksud adalah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, maka Partai Demokrat menegaskan bahwa pengaitan tersebut tidak memiliki dasar fakta apapun," ucap dia.
"Karena itu, frasa '2 orang Kolonel usulan AHY', jika yang dimaksud menyangkut Agus Harimurti Yudhoyono, maka hal tersebut dapat dipastikan sebagai fitnah dan sama sekali tidak mengandung kebenaran," tambah Herzaky Mahendra.
Adapun desas desus dua kolonel utusan AYH terlibat korupsi MBG itu ramai di media sosial. Isu itu muncul setelah Sony Sonjaya mengajukan diri sebagai justice collaborator dalam proses penyelidikan dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis.
Kuasa hukum Sony, Krisna Murti, menyebut kliennya telah memberikan keterangan kepada penyelidik, bahkan telah membeberkan lebih dari 20 nama tokoh penting yang terlibat dalam kasus ini.
Baca Juga: Sony Sonjaya Bongkar 20 Nama Tokoh Besar yang Diduga Terlibat Korupsi MBG, Siapa Saja?
Daftar yang beredar memuat sedikitnya 24 nama dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat pemerintah, anggota DPR, hingga aparat penegak hukum. Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai posisi maupun keterkaitan masing-masing nama dalam proses hukum yang sedang berjalan.