2. Perhatikan Durasi Pemakaian dan Sirkulasi Udara

Penggunaan AC dalam durasi terlalu lama, terutama di ruangan tertutup, dapat membuat udara menjadi terlalu kering dan dingin.

Kondisi ini berisiko memicu kulit kering hingga reaksi alergi. Oleh karena itu, dr. Bobby menyarankan agar AC tidak digunakan tanpa jeda sepanjang hari.

Ia juga mengingatkan pentingnya mencukupi asupan cairan untuk menjaga kelembapan tubuh, serta memaksimalkan sirkulasi udara alami dengan membuka jendela atau ventilasi saat AC dimatikan, agar kualitas udara di dalam ruangan tetap terjaga.

Di sisi lain, AC justru dapat dimanfaatkan untuk mengontrol kelembapan udara saat ruangan terlalu lembap, seperti pada musim hujan.

Untuk kebutuhan ini, AC MODENA memiliki dry mode yang berfungsi menyerap kelembapan berlebih, sehingga menciptakan udara yang lebih nyaman dan sehat.

3. Jaga Kebersihan Udara dan Hindari Merokok di Ruangan Ber-AC

Kebersihan udara menjadi faktor penting dalam penggunaan AC yang sehat. dr. Bobby menekankan pentingnya membersihkan filter AC secara berkala untuk mencegah penumpukan debu dan jamur yang dapat memicu alergi.

Ia juga mengingatkan bahaya merokok di dalam ruangan, terutama ruangan ber-AC.

“Jangan merokok di dalam ruangan, apalagi ruangan ber-AC. Walaupun bau asap sudah hilang, partikel rokok bisa menempel di AC dan furnitur hingga tiga minggu. Ini berbahaya bagi perokok tangan ketiga, seperti anak-anak, dan bisa menyebabkan pneumonia pada balita,” tegasnya.

Untuk mendukung kualitas udara yang lebih bersih, AC MODENA dilengkapi dengan filter permukaan ganda di bagian depan dan atas.

Ukuran filter yang lebih besar memungkinkan proses penyaringan udara menjadi lebih optimal dan tidak mudah dipenuhi debu, sehingga udara di dalam ruangan tetap bersih dan nyaman untuk aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Suka Tidur dengan AC Menyala? 6 Bahaya Kesehatan Ini Perlu Anda Waspadai