3. Telur

Telur merupakan salah satu sumber protein berkualitas tinggi yang mudah diperoleh dan relatif terjangkau.

Karena kolagen tersusun atas asam amino, asupan protein yang cukup menjadi kunci agar tubuh dapat memproduksi kolagen secara optimal.

Selain protein, telur juga mengandung selenium dan biotin yang berperan dalam menjaga kesehatan kulit dan rambut.

Kelebihan lainnya, telur sangat mudah dimasukkan ke dalam menu harian, baik sebagai telur rebus, omelet, maupun berbagai olahan lainnya.

4. Buah Jeruk dan Jambu Biji

Selain dikenal membantu menjaga daya tahan tubuh, buah jeruk ternyata juga berperan penting dalam kesehatan kulit.

Jeruk, lemon, limau, serta jambu biji merupakan sumber vitamin C yang sangat baik untuk mendukung pembentukan kolagen.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa perempuan yang mengonsumsi lebih banyak vitamin C cenderung memiliki kulit yang tampak lebih sehat dengan kerutan yang lebih sedikit dibandingkan mereka yang mengonsumsi vitamin C dalam jumlah rendah.

Meski tidak dapat menghilangkan kerutan secara instan, menjadikan buah kaya vitamin C sebagai bagian dari pola makan sehari-hari dapat membantu menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang.

5. Kacang-kacangan dan Biji-bijian

Almond, kenari, biji bunga matahari, biji labu, maupun biji wijen mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin E, seng, dan tembaga.

Nutrisi tersebut membantu melindungi kolagen yang sudah ada di dalam tubuh sekaligus mendukung regenerasi dan kesehatan kulit.

Mengganti camilan tinggi gula atau gorengan dengan segenggam kacang-kacangan beberapa kali dalam seminggu bukan hanya baik untuk kulit, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Nah Growthmates, perlu diketahui, mengonsumsi makanan pendukung kolagen saja tidak cukup apabila tidak diimbangi dengan gaya hidup sehat.

Paparan sinar matahari berlebihan tanpa perlindungan tabir surya merupakan salah satu penyebab utama kerusakan kolagen. Kebiasaan merokok juga diketahui mempercepat penurunan kolagen, sementara konsumsi gula berlebihan dapat membuat serat kolagen menjadi lebih kaku dan kurang elastis.

Karena itu, para ahli menyarankan untuk menerapkan kebiasaan sehat seperti tidur yang cukup, memenuhi kebutuhan cairan tubuh, mengonsumsi protein yang cukup, rutin berolahraga, serta menggunakan tabir surya setiap hari.

Baca Juga: 5 Makanan Vegetarian Terbaik untuk Meningkatkan Kolagen Kulit