Presiden Komisaris PT Bank Central Asia Tbk, Jahja Setiaatmadja, menilai seorang pemimpin tidak cukup hanya fokus pada target dan pekerjaan.
Menurutnya, leader juga perlu hadir sebagai teladan yang mampu membangun hubungan hangat dan positif dengan anggota tim.
Jahja menekankan bahwa interaksi langsung antara atasan dan bawahan menjadi sarana penting untuk menanamkan value atau budaya kerja di dalam perusahaan.
Namun, interaksi tersebut tidak harus selalu berlangsung formal atau penuh tekanan terkait pekerjaan.
“Saya kalau ke cabang-cabang, kunjungan ke cabang, ke wilayah, gak nanyain kerjaan. Saya get along ngobrol-ngobrol, kemudian kita selfie-selfie bareng,” tutur Jahja, dalam sebuah video sebagaimana dikutip Olenka, Jumat (8/5/2026).
Jahja mengatakan, suasana santai dan menyenangkan justru dapat menciptakan kedekatan emosional antara leader dan anggota tim.
Hal itu rutin ia lakukan bersama teller, customer service, hingga karyawan lainnya di berbagai cabang BCA.
“Dengan teller-teller, dengan customer service, dan dengan lain-lain tuh kita happy bareng. Ini adalah membangun simpati, membangun create suatu hal yang positif dalam bentuk perkenalan,” katanya.
Baca Juga: Prinsip Hidup Jahja Setiaatmadja: Kerjakan Tugas Sekecil Apa Pun dengan Maksimal