Growthmates, bagi sebagian orang, kopi sudah menjadi bagian dari rutinitas pagi yang sulit dilewatkan. Mungkin, kamu satu di antaranya?
Secangkir kopi bukan hanya bisa membantu mengusir rasa kantuk, tetapi juga dipercaya memberi sejumlah manfaat. Seperti memberikan dorongan energi dan membuat tubuh lebih siap beraktivitas.
Ta hanya itu, jika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup, kandungan antioksidan dalam kopi juga dikaitkan dengan manfaat kesehatan, termasuk membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2.
Meski begitu, manfaat tersebut juga bergantung pada bagaimana kopi disajikan. Tambahan gula yang berlebihan atau penggunaan bahan tinggi lemak jenuh justru dapat membuat secangkir kopi menjadi kurang sehat.
Karena itu, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk membuat kopi pagi tetap nikmat sekaligus lebih baik bagi tubuh. Berikut Olenka sadur dari laman Health, Minggu (27/9/2026), delapan tips membuat kopi pagimu lebih sehat dikonsumsi.
Baca Juga: Overnight Oats vs Oatmeal Hangat, Mana yang Lebih Sehat untuk Sarapan?
-
Pilih Kopi Panggang/Sangrai Lebih Ringan
Memilih biji kopi dengan tingkat sangrai lebih ringan dapat menjadi cara sederhana untuk membuat kopi lebih sehat. Proses sangrai pada suhu tinggi dapat memengaruhi kandungan nutrisinya, sementara sangrai ringan membantu mempertahankan lebih banyak khasiat kesehatan.
Kopi sangrai ringan juga cenderung mengandung lebih banyak antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan dan melawan peradangan, yang berkaitan dengan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.
Selain itu, kopi ini umumnya mengandung lebih sedikit akrilamida, senyawa yang terbentuk selama proses pemanggangan dan berpotensi berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah besar.
-
Pilih Biji Kopi Berkualitas
Kopi yang sehat dimulai dari pemilihan bijinya. Setiap jenis biji kopi memiliki senyawa dan manfaat kesehatan yang berbeda.
Jika memungkinkan, pilih kopi organik karena umumnya mengandung lebih banyak antioksidan, meski kopi konvensional cenderung memiliki kafein lebih tinggi. Biji berkualitas juga dapat menghasilkan cita rasa yang lebih kaya dan lembut.
-
Seduh Kopi dengan Filter Kertas
Cara menyeduh kopi juga turut memengaruhi manfaat kesehatannya, Growthmates! Menggunakan filter kertas dapat membantu menangkap cafestol dan kahweol, dua senyawa dalam ampas kopi yang dapat meningkatkan kadar kolesterol.
Karena itu, kopi yang disaring dengan kertas dinilai lebih baik bagi kesehatan dibandingkan kopi tanpa filter.
Baca Juga: Mana yang Lebih Baik, Sikat Gigi Sebelum atau Sesudah Sarapan? Ini Penjelasan Dokter Gigi
-
Pilih Ukuran yang Lebih Kecil
Meski memiliki manfaat kesehatan, konsumsi kopi tetap perlu dibatasi. Orang dewasa sehat umumnya dapat mengonsumsi hingga 400 miligram kafein per hari.
Rata-rata secangkir kopi berukuran 8 ons mengandung sekitar 83 miligram kafein, sehingga sebagian besar orang sebaiknya membatasi konsumsi hingga sekitar empat cangkir atau kurang per hari.
Memilih ukuran kopi yang lebih kecil juga dapat membantu mengontrol penggunaan gula dan krimer karena porsi yang lebih sedikit membutuhkan lebih sedikit bahan tambahan.
-
Hindari Menambahkan Gula
Terlalu banyak gula tambahan dapat meningkatkan risiko masalah gula darah, kenaikan berat badan, dan penyakit jantung.
Dietary Guidelines for Americans merekomendasikan gula tambahan kurang dari 10 gram per kali makan, sementara American Heart Association menyarankan batas harian sekitar 9 sendok teh untuk pria dan 6 sendok teh untuk wanita.
Sebagai alternatif, gunakan rempah seperti kayu manis untuk menambah cita rasa kopi tanpa tambahan gula.
-
Hindari Krimer Buatan
Sebagian besar krimer non-susu mengandung gula, air, dan minyak nabati. Kandungan gula tambahan serta lemak jenuh di dalamnya dapat mengurangi manfaat kopi dan berkontribusi terhadap diabetes, penyakit jantung, serta kenaikan berat badan. Sebagai gantinya, gunakan susu sapi, susu almond, atau sedikit susu kelapa.
Baca Juga: CEO Google Ungkap Rutinitas Pagi dan Sarapan Kaya Protein Favoritnya
-
Tambahkan Rempah-rempah
Rempah seperti kayu manis, kunyit, dan pala dapat menambah cita rasa sekaligus memberikan manfaat kesehatan tanpa tambahan kalori. Kayu manis dikaitkan dengan fungsi otak dan kesehatan jantung, sedangkan kunyit memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Pala juga dapat membantu memperbaiki kadar kolesterol. Gunakan secukupnya sesuai selera.
-
Coba Cold Brew
Kopi seduh dingin atau cold brew memiliki tingkat keasaman yang sedikit lebih rendah dibandingkan kopi panas. Bagi orang yang rentan mengalami masalah pencernaan, cold brew mungkin lebih mudah dicerna.
Semoga bermanfaat!