Emir Mahira kembali menyapa pecinta layar lebar lewat film terbarunya berjudul “Kado untuk Ibu”. Dalam film yang akan tayang pada 6 Agustus 2026 ini, Emir memerankan karakter petugas pemadam kebakaran bernama Faris dan akan beradu akting dengan deretan aktris dan aktor kenamaan lainnya seperti Luisa Adreena, Agla Artalidia, hingga Dimas Aditya.

Terlepas dari film terbarunya berikut telah Olenka rangkum dari berbagai sumber, Senin (3/8/2026), berikut telah Olenka rangkum untuk mengenal lebih lanjut sosok dan perjalanan karier Emir Mahira.

Baca Juga: Berkenalan dengan Aktor Arbani Yasiz, Intip Jejak Kariernya di Dunia Akting

Profil Emir Mahira

Pemilik nama lengkap Emir Mahira Salim ini merupakan aktor kelahiran 19 Desember 1997. Ia merupakan putra dari pasangan Herry Budiazhari Salim yang memiliki garis keturunan Minang dan Trien B. Salim.

Saat usia remaja, Emir beberapa kali berpindah ke negara tetangga mengikuti penugasan sang ayah. Ia sempat bersekolah di SMP Labschool Kebayoran sebelum melanjutkan pendidikan di Singapore International School saat keluarganya pindah ke Singapura. 

Setelah lulus SMP, Emir kembali mengikuti kepindahan sang ayah ke Malaysia dan menyelesaikan pendidikan SMA di Kuala Lumpur International School. Usai lulus, ia melanjutkan pendidikan tinggi di UBC Sauder School of Business.

Perjalanan Karier

Emir Mahira mengawali karier di dunia seni peran lewat film Garuda di Dadaku pada 2009. Debut tersebut menjadi awal perjalanan kariernya di industri perfilman Tanah Air.

Namanya semakin dikenal setelah membintangi film Rumah Tanpa Jendela (2011). Lewat perannya sebagai Aldo, Emir berhasil meraih penghargaan Aktor Terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) 2011, mengungguli empat aktor senior. 

Penampilannya dalam film tersebut juga membawanya meraih penghargaan Best Performance di The Isfahan International Film Festival of Children and Young Adults di Teheran, Iran.

Setelah cukup aktif bermain film, Emir sempat vakum dari dunia akting sejak 2014. Ia kemudian kembali ke layar pada 2021 melalui proses produksi serial web Indonesia Biner, yang tayang pada 2022.

Sejak comeback, Emir kembali aktif membintangi berbagai film, seperti Kalian Pantas Mati (2022), Dear David dan Onde Mande! (2023), Janji Darah (2024), hingga sejumlah film pada 2025, seperti Pengantin Setan, Pengepungan di Bukit Duri, Tenung by Risa Saraswati & Dimasta, serta Assalamualaikum Beijing 2: Lost in Ningxia.

Pada 2026, ia kembali menyapa pecinta layar lebar lewat sejumlah judul film seperti Kupilih Jalur Langit, Garuda di Dadaku versi terbaru, dan Kado untuk Ibu.

Baca Juga: Berkenalan dengan Fuad Idris dan Jejak Karier Sang Aktor Senior

Selain film, Emir juga cukup aktif membintangi sejumlah judul serial drama seperti Keluarga Garuda di Dadaku, Switchover, YOLO! (tidak dikreditkan), serta miniseri The Aces, Happy Birth-Die, hingga The One sebagai Bara.

Sepanjang kariernya, Emir Mahira telah menerima berbagai penghargaan dan nominasi atas kemampuan aktingnya. Pada 2009, ia masuk nominasi Pemeran Utama Pria Terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) serta Pemeran Anak-Anak Terbaik di Indonesian Movie Awards berkat perannya dalam Garuda di Dadaku.

Prestasi terbesar Emir datang pada 2011 ketika ia meraih penghargaan Best Performance di The Isfahan International Film Festival of Children and Young Adults di Teheran, Iran melalui film Rumah Tanpa Jendela. Lewat film yang sama, ia juga berhasil membawa pulang penghargaan Pemeran Utama Pria Terbaik di Festival Film Indonesia 2011.

Pada 2012, Emir kembali memperoleh nominasi Pemeran Anak-Anak Terbaik di Indonesian Movie Awards dan Pemeran Utama Pria Terbaik di Festival Film Indonesia berkat aktingnya dalam Garuda di Dadaku 2. Setelah kembali aktif berakting, ia kembali mendapat apresiasi dengan masuk nominasi Pemeran Utama Pria Terpuji Serial Web di Festival Film Bandung 2024 melalui serial Happy Birth-Die.