Kejaksaan Agung (Kejagung) meninjau permohonan justice collaborator (JC) yang diajukan salah satu tersangka kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) Sony Sanjaya.
Berkas pengajuan JC telah diterima Kejagung dan bakal ditindak lanjuti lebih jauh sebelum memutuskan menerima atau menolak pengajuan tersebut.
Sony sejak awal sudah menyatakan bakal mengajukan diri menjadi JC untuk membantu Kejagung membongkar kasus ini. Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang diserahkan ke penyidik beberapa waktu lalu, Sony secara gamblang menyebut 26 nama tokoh penting yang disebut-sebut ikut terlibat bahkan mendalangi kasus korupsi tersebut. Nama-nama itu diklaim berasal dari eksekutif, legislatif dan yudikatif.
“Permohonan terhadap JC memang sudah diterima dan sedang dipelajari penyidik. Dalam minggu ini akan dilakukan pemeriksaan lanjutan,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna Senin (15/6/2026).
Pemeriksaan lanjutan tersebut menjadi bagian dari upaya penyidik untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus tersebut.
Terkait peran sejumlah nama yang mencuat dalam perkara ini, seperti Dadan, Lodewyk, dan Sony, Kejagung belum bersedia mengungkap secara terperinci. Anang menyebut informasi tersebut masih menjadi bagian dari materi penyidikan yang belum dapat dipublikasikan.
“Nanti ke depan akan terlihat seperti apa. Saat ini belum bisa diungkap semua karena masih tahap penyidikan,” kata Anang.
Meski demikian, ia mengisyaratkan adanya keterkaitan antarpihak dalam proses pengadaan yang kini tengah ditelusuri penyidik.
Saat ditanya mengenai dugaan aliran dana dari tersangka Asep kepada Sony dalam sejumlah proyek SPPG, Anang menyatakan penyidik masih mendalami mekanisme serta besaran dana yang diduga mengalir dalam perkara tersebut.
Selain Sony Sanjaya, Kejagung memastikan akan memanggil sejumlah pihak lain untuk diperiksa pada pekan ini. Pemeriksaan tersebut mencakup pihak-pihak yang dinilai memiliki posisi strategis dan diduga mengetahui rangkaian proses pengadaan SPPG.
Baca Juga: Presiden Dituding Kecipratan Keuntungan MBG, Apa Kata BGN?
“Bukan hanya Sony, ada beberapa yang akan diperiksa. Ya, termasuk petinggi,” ujarnya.