Pengacara Elza Syarief mengundurkan diri dari tim kuasa hukum Sony Sonjaya dalam kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Pengunduran diri Elza dilatarbelakangi ketidaknyamanan karena eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) itu dinilai berbohong dalam keterangannya.

Baca Juga: Reset MBG: Sistem Insentif SPPG Dirombak Total

Salah satu kebohongan Sony kata Elza adalah soal aliran uang hasil korupsi. Dimana Kejaksaan Agung menduga Sony menerima uang dari tersangka lain yakni Asep Yusuf Somantri (AYS) selaku orang kepercayaan Sony.

Uang tersebut merupakan hasil kejahatan jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sony disebut menerima uang tersebut secara rutin, namun bersangkutan membantahnya dengan berbagai dalih.

“Karena Pak Sony tidak jujur dan sebelum bersumpah bersih tapi info beberapa orang terutama Asep, dia menerima uang dari Asep secara rutin,” kata Elza kepada wartawan dilansir Rabu (17/6/2026).

Elza kembali menekankan dirinya memutuskan cabut sebagai tim kuasa hukum Sony lantaran bertentangan dengan suara hatinya. Kebohongan yang dilakukan Sony tidak bisa dimaklumi begitu saja.

“Tapi dia tidak jujur dapat uang secara rutin dari Asep yang sudah tersangka saat ini," ujarnya.

Elza sendiri sudah tidak lagi menjadi bagian tim kuasa hukum Sony terhitung sejak Senin (15/6/2026). Pengunduran diri itu dilakukan di tengah upaya Sony mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC). 

Dimana Sony berjanji bakal membuka dalang di balik korupsi MBG ini. Bahkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP), Sony sudah menyetor 26 nama yang berasal dari kalangan eksekutif, legislatif dan yudikatif yang disebutnya ikut terlibat dalam kasus ini.

“Bagaimana mau JC? Dan saya merasa ada yang dibuka ada yang dilindungi,” ucapnya.

Melihat gelagat kurang baik yang ditunjukan Sony, Elza mengaku pesimis jika pengajuan diri menjadi JC dikabulkan Kejagung. 

Meski demikian Elza mengatakan kemungkinan Sony menjadi JC masih terbuka lebar mengingat pengacaranya Krisna Murti punya hubungan dekat dengan beberapa orang dalam di Kejagung.

Baca Juga: Jadi Kontrak Politik Prabowo, Seberapa Besar Peluang MBG Dibubarkan?

"Mungkin Krisna (pengacara Sony) dengan kedekatannya dengan Jampidsus dan Jamintel bisa-bisa saja Sony dapat JC,” tandas Elza.