Rangkaian triathlon yang meliputi 400 meter renang, 20 kilometer bersepeda, dan 5 kilometer lari dirancang agar tetap menantang namun dapat diikuti oleh pemula. Sementara itu, kategori aquathlon untuk anak-anak menghadirkan jarak yang disesuaikan dengan usia, sehingga menjadi sarana pengenalan olahraga sejak dini.

Ketua Triathlon Buddies, Chaidir Akbar, melihat meningkatnya minat masyarakat terhadap triathlon sebagai peluang untuk memperluas partisipasi olahraga ini di Indonesia. Ia juga menyoroti momentum positif setelah capaian Indonesia di ajang SEA Games.

“Triathlon kini semakin diminati masyarakat Indonesia, terlebih setelah Indonesia berhasil menjadi juara umum cabang triathlon di ajang SEA Games terakhir. Lewat event ramah pemula ini, kami mengajak para penggiat olahraga, yang sebelumnya hanya fokus pada satu atau dua cabang, untuk mencoba ketiganya sekaligus, sesuai dengan tagline kami, ‘anyone can tri’,” tukas Chaidir.

Sejak pertama kali digelar, ajang ini telah menjadi titik awal bagi banyak orang untuk mengenal triathlon, bahkan berkembang menjadi bagian dari gaya hidup.

Tidak sedikit peserta yang memulai dari pengalaman pertama di Triathlon Buddies, lalu melanjutkan ke berbagai kompetisi lain dengan tantangan yang lebih tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.

Kekuatan komunitas juga menjadi nilai penting, di mana banyak panitia dan relawan berasal dari alumni peserta sebelumnya, mencerminkan solidaritas yang terus tumbuh dari tahun ke tahun.

Penyelenggaraan tahun ini telah mendapatkan rekomendasi dari Federasi Triathlon Indonesia DKI Jakarta serta didukung oleh sejumlah pihak, termasuk Samudera Energi Tangguh, Herbalife, dan Klinik Analgesia sebagai mitra medis.

Dukungan ini diharapkan dapat semakin memperkuat ekosistem triathlon yang inklusif sekaligus mendorong masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang berkelanjutan.

Baca Juga: Sequis Life Buka Ruang Kolaborasi Perempuan Wirausaha Lewat 'A Seat at Her Table'