Sequis Life melihat bahwa peran perempuan dalam perekonomian terus berkembang signifikan, baik sebagai pengelola keuangan keluarga maupun penggerak usaha di berbagai skala. Namun demikian, kebutuhan akan literasi keuangan yang lebih kuat masih menjadi tantangan yang perlu diatasi.
Tina menekankan pentingnya pemahaman finansial sebagai fondasi dalam pengambilan keputusan.
“Asuransi jiwa dan kesehatan berperan sebagai perlindungan finansial sekaligus fondasi rasa aman dan tenang. Dengan perlindungan yang tepat, perempuan sebagai ibu maupun pelaku bisnis, dapat melangkah dan mengambil keputusan dengan lebih percaya diri,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme para stakeholder yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak menjadi faktor penting dalam mendorong lahirnya perempuan wirausaha yang mandiri dan berkelanjutan.
Rangkaian acara semakin interaktif melalui sesi The Vision Collective Board, di mana para peserta diajak merefleksikan perjalanan bisnis mereka sekaligus merumuskan kebutuhan dan tantangan di masa depan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi Connect Lunch and Networking yang mengubah percakapan santai menjadi peluang koneksi yang lebih luas.
“Pertemuan ini sangat baik dan membuka ruang untuk tumbuh bersama. Dari satu meja, dapat lahir banyak kemungkinan. Hari ini kami memulai langkah dengan semangat #BetterTomorrow bagi perempuan pengambil keputusan di dunia usaha dan komunitas. Sequis Connect Lunch menjadi langkah sederhana untuk memberi nilai tambah bagi perjalanan Sequis SHEPRENEUR,” tutup Tina.
Sebagai informasi, program Sequis SHEPRENEUR terbuka bagi perempuan wirausaha, khususnya di wilayah Jabodetabek, dan pendaftaran dapat dilakukan melalui proses kurasi di sequis.id/JoinSequisSHEPRENEUR2026.
Baca Juga: Sequis Ingatkan agar Nasabah Asuransi Manfaatkan Masa Free Look Period