Growthmates, pernahkah Anda merasa rambut lebih banyak rontok saat menyisir atau keramas? Melihat helai rambut yang menumpuk di sisir atau menyumbat saluran pembuangan kamar mandi memang bisa membuat panik.

Namun, jangan langsung khawatir. Kerontokan rambut dalam jumlah tertentu sebenarnya merupakan hal yang normal.

Rata-rata, seseorang kehilangan sekitar 50–100 helai rambut setiap hari. Saat pergantian musim atau cuaca berubah, jumlah rambut yang rontok juga bisa terasa lebih banyak dari biasanya.

Banyak orang memilih mengganti sampo atau membeli serum rambut ketika mengalami kondisi ini. Padahal, rambut yang sehat tidak hanya bergantung pada perawatan dari luar.

Asupan nutrisi seperti protein, zat besi, vitamin, mineral, lemak sehat, dan antioksidan juga berperan penting dalam menjaga kekuatan dan pertumbuhan rambut.

Lantas, makanan apa saja yang baik untuk membantu mengurangi kerontokan rambut? Dikutip dari Times of India, Senin (6/7/2026), berikut 5 makanan bergizi yang dapat membantu menutrisi rambut secara alami.

1. Amla

Amla atau gooseberry dikenal sebagai buah yang kaya vitamin C. Nutrisi ini berperan penting dalam pembentukan kolagen, yaitu protein yang membantu menjaga kekuatan rambut dan kesehatan kulit kepala.

Selain itu, vitamin C juga membantu tubuh menyerap zat besi dengan lebih baik. Kekurangan zat besi merupakan salah satu penyebab umum kerontokan rambut, terutama pada wanita.

Tak hanya itu, amla mengandung antioksidan yang membantu melindungi folikel rambut dari kerusakan akibat paparan radikal bebas, polusi, dan sinar matahari.

Amla dapat dikonsumsi dalam bentuk buah segar, jus, atau diolah menjadi berbagai makanan dan minuman.

2. Daun Kari

Meski sering dianggap hanya sebagai pelengkap masakan, daun kari ternyata menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan rambut.

Daun ini mengandung zat besi, kalsium, beta-karoten, serta berbagai antioksidan yang membantu menutrisi kulit kepala dan memperkuat akar rambut.

Dalam pengobatan tradisional, daun kari juga telah lama digunakan untuk membantu menjaga kesehatan rambut. Beberapa penelitian awal bahkan menunjukkan potensinya dalam membantu memperlambat munculnya uban, meski masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Agar manfaatnya optimal, jangan hanya menjadikannya sebagai hiasan di piring. Daun kari bisa ditambahkan ke berbagai hidangan seperti tumisan, sup, nasi, atau diolah menjadi sambal dan bumbu.

Baca Juga: Waspada Ya! Dokter Ungkap Batas Normal Rambut Rontok per Hari

3. Biji Labu

Biji labu mungkin belum sepopuler almond atau kenari, tetapi kandungan gizinya sangat baik untuk kesehatan rambut.

Makanan ini kaya akan seng (zinc), mineral yang berperan penting dalam menjaga kesehatan folikel rambut. Kadar seng yang rendah diketahui berkaitan dengan meningkatnya risiko kerontokan rambut.

Selain seng, biji labu juga mengandung zat besi, magnesium, protein nabati, serta lemak sehat yang membantu menjaga kelembapan kulit kepala dan mendukung pertumbuhan rambut.

Anda bisa menikmatinya sebagai camilan, menaburkannya di atas salad, oatmeal, yogurt, atau mencampurkannya ke dalam smoothie.

4. Daun Moringa (Kelor)

Daun kelor atau moringa merupakan salah satu sayuran yang memiliki kandungan nutrisi sangat lengkap.

Di dalamnya terdapat zat besi, vitamin A, vitamin C, kalsium, serta protein nabati yang semuanya berperan dalam menjaga kesehatan rambut.

Zat besi membantu mengantarkan oksigen ke folikel rambut, vitamin A menjaga kesehatan kulit kepala, vitamin C mendukung produksi kolagen, sementara protein menjadi bahan utama pembentuk rambut.

Daun kelor dapat diolah menjadi sayur bening, tumisan, campuran sup, atau dikonsumsi dalam bentuk bubuk sebagai pelengkap makanan dan minuman.

5. Biji Wijen Hitam

Jangan remehkan ukuran kecil biji wijen hitam. Bahan makanan ini kaya akan zat besi, seng, tembaga, kalsium, vitamin E, dan lemak sehat yang mendukung kesehatan rambut.

Tembaga membantu pembentukan melanin, pigmen yang memberi warna alami pada rambut. Sementara itu, lemak sehat membantu menjaga kelembapan kulit kepala dan antioksidan melindungi rambut dari kerusakan akibat radikal bebas.

Biji wijen hitam mudah ditambahkan ke dalam menu harian. Anda bisa menaburkannya di atas salad, tumisan, nasi, yogurt, atau mengolahnya menjadi berbagai camilan sehat.

Semoga informasinya bermanfaat, ya!

Baca Juga: Ingin Rambut Cepat Panjang? Coba Air Beras yang Dicampur 4 Bahan Alami Ini