Ekosistem Snapdragon PC juga terus berkembang dengan lebih dari 7.300 aplikasi yang kompatibel serta lebih dari 3.000 game yang telah didukung. Qualcomm turut memperluas portofolio melalui Snapdragon C untuk menghadirkan pengalaman Snapdragon pada laptop entry-level, dengan fokus pada performa responsif, efisiensi daya, dan kemampuan AI.

Ekspansi tersebut juga mencakup dukungan pada lebih banyak kategori perangkat dan sistem operasi, termasuk Googlebook, Windows, serta Linux, sehingga pengalaman komputasi berbasis Snapdragon dapat menjangkau lebih banyak pengguna.

Dalam acara tersebut, Qualcomm turut memamerkan beragam perangkat berbasis Snapdragon dari kategori extended reality (XR), audio, wearable, hingga gaming. Beberapa di antaranya adalah Ray-Ban Meta Glasses, Meta Quest 3, Bose Headphones dan Earbuds, Lenovo Legion Gaming Tab, serta Samsung Watch Ultra 2.

Semakin luasnya ekosistem tersebut menunjukkan bagaimana Snapdragon tidak hanya dikembangkan untuk smartphone dan PC, tetapi juga menjadi bagian dari berbagai perangkat yang mendukung pengalaman digital yang semakin terhubung.

Bagi konsumen, pengembangan Snapdragon diarahkan pada sejumlah manfaat yang dapat dirasakan dalam aktivitas sehari-hari. Mulai dari pemrosesan AI secara langsung di perangkat dan kompatibilitas aplikasi yang luas untuk mendukung produktivitas, efisiensi daya dan fitur instant-on, hingga konektivitas antara smartphone dan PC.

Performa pemrosesan yang lebih tinggi juga ditujukan untuk mendukung kebutuhan kreator dan gamer, sementara kemampuan AI lokal dengan pengenalan objek membuka peluang pengembangan lebih lanjut untuk perangkat Internet of Things (IoT) dan otomatisasi.

“Teknologi akan memberikan nilai yang lebih besar ketika mampu menjawab kebutuhan nyata. Karena itulah, Qualcomm bekerja sama dengan para pembuat perangkat, merek, kreator, komunitas, dan ecosystem partners untuk menjadikan inovasi Snapdragon lebih relevan dan mudah digunakan oleh konsumen, khususnya di Indonesia,” ujar Don McGuire, EVP dan Chief Marketing Officer, Qualcomm Incorporated.

Menurut Don, kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat teknologi Snapdragon ke lebih banyak perangkat dan skenario penggunaan.

“Melalui inovasi ini, kami ingin Snapdragon semakin dikenal bukan hanya dari teknologi di dalam perangkat, tetapi melalui pengalaman yang dirasakan konsumen setiap hari. Di Indonesia, kami harap semakin banyak orang dapat menikmati perangkat yang lebih cerdas, personal, responsif, dan efisien untuk bekerja, berkreasi, bermain, dan tetap terhubung,” tutup Don.

Adapun ketersediaan produk, model perangkat, harga, serta waktu peluncuran akan mengikuti pengumuman dan keputusan masing-masing mitra.

Baca Juga: Google dan Qualcomm Hadirkan Googlebook, Laptop dengan Gemini Intelligence