Memenuhi kebutuhan protein adalah kunci utama dalam merancang pola makan gizi seimbang, terutama jika kamu sedang memiliki target penurunan berat badan.

Protein membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh, sehingga efektif memberikan rasa kenyang yang bertahan lama serta menjaga massa otot agar tidak terkikis saat lemak tubuh berkurang.

Namun, apakah jenis protein yang kamu pilih, apakah berasal dari hewan (daging, ikan, telur, susu) atau tumbuhan (tahu, tempe, kacang-kacangan, biji-bijian), memiliki perbedaan signifikan bagi hasil dietmu?

Baca Juga: 5 Olahan Plant-Based Kaya Protein dan Serat untuk Menu Harian Sehat

Mengapa Protein Nabati Memiliki Keunggulan Lebih untuk Diet?

Menukil dari laman Health, para ahli kedokteran obesitas dan gizi klinik mengungkapkan bahwa protein nabati utuh memiliki nilai tambah tersendiri untuk mengontrol berat badan dibandingkan protein hewani:

  • Kaya Akan Serat Alami: Protein hewani sama sekali tidak mengandung serat. Sebaliknya, sumber protein nabati seperti kacang arab, lentil, dan tahu kaya akan serat yang bekerja memperlambat proses pencernaan di saluran cerna, menjaga kesehatan mikrobioma usus, serta mempertahankan rasa kenyang lebih lama.
  • Lebih Rendah Lemak Jenuh: Banyak sumber protein hewani (terutama daging merah dan daging olahan) mengandung lemak jenuh yang tinggi. Mengonsumsi daging merah olahan secara berlebihan juga dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.
  • Rendah Kalori dan Padat Nutrisi: Bahan makanan nabati umumnya menawarkan kepadatan nutrisi tinggi dengan asupan kalori yang lebih terkontrol.

Apakah Harus Menjadi Vegetarian/Vegan Sepenuhnya?

Jawabannya adalah tidak harus. Para ahli gizi menekankan bahwa pola makan yang sehat dapat mengombinasikan kedua jenis protein ini secara seimbang.

Jika saat ini pola makan harianmu masih didominasi oleh daging merah, kamu bisa mulai melakukan transisi bertahap dengan mengganti beberapa porsi daging menggunakan bahan nabati seperti tempe, tahu, atau kacang-kacangan. Untuk opsi protein hewani, prioritaskan pilihan yang lebih sehat seperti dada ayam tanpa kulit, ikan kaya omega-3, atau telur rebus.