Platform media sosial dan jejaring sosial video pendek terkemuka TikTok menjadi salah satu platform yang sangat tersohor sejak beberapa tahun belakangan ini.
TikTok dalam sekejap mendominasi media sosial lewat
algoritma For You Page (FYP) yang berfokus pada video pendek, dan konten organik yang memungkinkan kreator baru cepat viral.
Baca Juga: Everpro Luncurkan Layanan Akun Iklan TikTok Whitelist Resmi
Kendati sebagai pendatang baru, namun TikTok berhasil menggeser dominasi platform lain seperti Youtube hingga instagram dalam hal waktu yang dihabiskan pengguna, kecepatan pertumbuhan, dan tingkat konversi kampanye yang lebih tinggi (3,8% vs 2,1%).
Di balik popularitas TikTok yang mendunia, ada seorang pria bernama Zhang Yiming yang bekerja dalam senyap. Ia berjuang mati-matian merintis usahanya hingga sebesar sekarang ini.
Perjalanan Zhang Yiming hingga mencapai puncak kejayaannya memang tidak mudah seperti yang dibayangkan banyak orang.
Jauh sebelum merintis usahanya secara independen, Zhang Yiming adalah pegawai kantoran seperti kebanyakan orang.
Mula-mula ia bekerja di sebuah perusahaan perusahaan startup biro perjalanan online setelah menuntaskan studinya di jurusan software engineering Nankai University.
Namun perjalanan kariernya di perusahaan swasta itu tidak bertahan lama. Meski demikian pengalaman kerja pertama itu memberinya banyak pelajaran berharga yang menjadi fondasi kuat bagi Zhang untuk memulai usaha secara mandiri.
2009 menjadi tahun pertama Zhang mulai merintis usahanya, ia mendirikan sebuah website untuk mencari properti bernama 99fang.com. Namun hanya tiga tahun berselang ia justru memutuskan hengkang dari perusahaan dengan alasan yang tidak diketahui.
Memilih meninggalkan usaha rintisan pertamanya, laki-laki kelahiran Provinsi Fujian China 1983 itu kemudian merintis Bytedance. Sebuah perusahaan kecil yang ia garap dari empat kamar sewaan di sebuah apartemen di Beijing. Ia memulai usaha ini sekitar tahun 2012.
Siapa sangka, Bytedance dalam sekejap bertransformasi menjadi raksasa yang memiliki banyak anak perusahaan. Puncaknya, pada 2015 atau sekitar tiga tahun merintis Bytedance, Zhang meluncurkan TikTok, atau Douyin di China yang langsung disambut antusias secara global.
Peluncuran Tiktok bukan akhir perjalanan Zhang, hanya berselang setahun ia kembali buat geger dengan mengakuisisi Musical.ly senilai 800 juta dolar AS dan mengintegrasikannya ke TikTok. Sejauh ini TikTok memiliki lebih dari 1 miliar pengguna di seluruh dunia.
Baca Juga: Bersama Komdigi RI, TikTok Indonesia Luncurkan Kampanye #LawanJudol
Kesuksesan besar Zhang secepat kilat mendongkrak popularitasnya. Ia bahkan menjadi orang paling kaya raya ke empat di China versi Forbes. Kekayaannya tembus 45,6 miliar dolar AS atau setara Rp709,81 triliun. Dia berada di Bawah Zhong Shanshan, Colin Huang, dan Ma Huateng.